Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Jabar
Tim Advokasi PATEN Ajukan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi
Wednesday 06 Mar 2013 17:18:24

Dua Pimpinan PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri dan Taufik Kiemas. (Foto: Beritahukum.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi hari ini menerima berkas perkara gugatan Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat, dari Tim Advokasi dan Pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Rieke - Teten (PATEN).

Dalam hal ini Ketua Tim Advokasi PATEN, Rafael Situmorang mengaku kasus gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) telah diserahkan pada Tim Advokasi DPP PDIP.

Sebelumnya Tim Advokasi PATEN telah melaporkan berbagai pelanggaran selama masa pemilihan kepala daerah Jabar tersebut ke KPU Jabar, dan pengajuan gugatan akan dilakukan oleh Ketua Tim Advokasi dan Hukum PDIP Arteria Dahlan. Menurut Arteria, PDIP secara resmi mengajukan gugatan ketetapan KPU Jawa Barat tentang hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilukada Jabar 2013 pada siang ini ke Mahkamah Konstitusi.

Disela kesibukan meeting, Bambang Sudjatmiko menjelaskan bahwa hal tersebut adalah wajar, mengingat sebagai warga negara berhak atas hak konstitusinya.

"Itu hak konstitusional, dan sebuah jalur yang dibenarkan secara hukum," kata Anggota DPR RI dari PDIP ini, kepada Pewarta BeritaHUKUM.com, Rabu (6/3).

Selain itu pihak PATEN akan menyerahkan bukti-bukti akurat pelanggaran yang dilakukan pasangan calon nomor 4 sebagai sebab pembatalan, karena adanya pelanggaran tersebut.

Seperti diketahui Cagub Jabar nomor 5 Rieke Diah Pitaloka menilai Pemilukada Jabar penuh kecurangan selama masa kampanye hingga pemungutan suara.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Pilgub Jabar
 
Survei Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Kalah Jauh Lawan Deddy Mizwar
 
Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
 
MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
 
Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
 
Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]