Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Filipina
Tiga Wartawan Radio Filipina Dibunuh
Thursday 12 Dec 2013 17:35:51

Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
FILIPINA, Berita HUKUM - Polisi di Filipina Selatan mengatakan seorang wartawan mati ditembak, yang merupakan kematian wartawan ketiga dalam dua pekan.

Sekelompok pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor menyerang Rogelio Butalib di kota Tagum di Pulau Mindanao, Rabu (11/12).

Pria berusia 44 tahun tersebut bekerja di Radio Nation dan siaran yang dibawakannya membahas berbagai masalah di daerah itu, termasuk korupsi, sehingga diperkirakan membuat dia punya musuh.

Namun dia juga menang dalam pemilihan sebuah jabatan pemerintahan lokal yang diperebutkan dengan sengit pada bulan Oktober.

Polisi mengatakan masih menyelidiki motif serangan atas Butalib.

Jumat (6/12) pekan lalu, Michael Diaz Milo -yang bekerja di Radio DXFM- dibunuh di Butuan, juga di Mindanao,

Sementara tanggal 29 November wartawan radio lainnya, Joas Dignos, tewas dibunuh di Valencia, di seberang Pulau Mindanao.

Filipina merupakan salah satu tempat paling berbahaya bagi wartawan dan lembaga pegiat wartawan, Committee to Protect Journalists, menempatkannya sebagai negara ketiga terburuk yang gagal mengatasi kekerasan atas wartawan.

Sejak tahun 1992, CPJ mencatat sedikitnya 72 wartawan tewas dibunuh, termasuk tiga insiden terakhir.

Bulan November 2009, sebanyak 32 wartawan termasuk dalam 58 orang yang diculik dan dibunuh, yang diduga dilakukan oleh salah satu keluarga berpengaruh di Filipina Selatan.(BBC/bhc/rby)


 
Berita Terkait Filipina
 
• Operasi Menumpasan Kelompok Abu Sayyaf, 15 Tentara Filipina Tewas
 
• Korban Kebakaran Pabrik Sepatu Filipina Mencapai 72 Jiwa
 
• AS-Filipina Teken Kesepakatan Militer Baru
 
• Pasca Topan Filipina, Jenazah Masih Ditemukan
 
• Tiga Wartawan Radio Filipina Dibunuh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]