Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Bank BJB
Tersangka Bank BJB Pingsan, Harry: Itu Alasan Saja
Wednesday 22 May 2013 20:56:16

Pengamat Hukum, Haji Harry Hoepoedio (kiri) bersama Hakim Agung, Gayus Lumbuun (kanan).(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penahanan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengucuran kredit Bank Jawa Barat (BJB) kepada PT Cipta Inti Permindo (CIP) senilai sekitar Rp 55 miliar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), dan seorang tersangka yaitu Elda Devianne Adiningrat yang tiba-tiba pingsan, dianggap oleh pengamat hukum Harry Hoepoedio hanya akal-akalan tersangka saja.

"Itu pura-pura, hanya alasan saja. Orang yang mau ditahan kan banyak alasan-alasan yang sebenarnya itu persoalan klasik," kata Harry, Rabu (22/5), di Jakarta.

Hari ini Kejagung memeriksa tiga tersangka kasus yang merugikan negara puluhan miliar rupiah ini, yang salah satunya adalah Komisaris PT Radina Niaga Mulia Elda Davianne Adiningrat.

Namun usai diperiksa, ketika ketiganya hendak ditahan, Elda terkendala karena yang bersangkutan mendadak pingsan. Dan 2 tersangka lain langsung digelandang ke penjara Salemba cabang Kejagung.

Kejagung dalam hal ini telah menetapkan 6 tersangka selain Elda yakni, Direktur PT CIP Yudi Setiawan, Direktur Komersial PT E Farm Bisnis Indonesia Deni Pasha Satari, Manajer Komersial BJB Cabang Surabaya Eri Sudewa Dullah, Dirut PT E Farm Bisnis Indonesia sekaligus karyawan PT Sang Hyang Sri yakni Dedi Yamin, dan mantan Dirut BJB cabang Surabaya Ahmad Faqih.

Terkait apakah pihaknya bakal menyiapkan "second opinion" atas penyakit Elda, Jampidsus mengaku masih menunggu laporan lengkap dari penyidik. "Saya belum laporkan hasilnya, tapi prinsipnya kalau mau menahan orang sakit itu harus sehat. Harus dicek oleh dokter kita juga," kata Andhi.

Selain itu Jampidsus Andhi Nirwanto membenarkan adanya penahanan 2 tersangka dalam kasus BJB ini.

"Dua laki-laki (tersangka) dilaporkan ditahan, terkait Bank Jabar. Ada kaitannya dengan (tersangka) yang sudah ada ditahan itu, ini kelanjutannya," Andhi Nirwanto, di teras gedung bundar Kejagung, Rabu malam (22/5).(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Bank BJB
 
• Kasus BJB Seakan Tiada Habisnya, Kejaksaan Panggil 12 Saksi
 
• Kasus T-Tower Bank BJB, Penyidik Kejagung Kembali Periksa Tersangka Triwiyasa
 
• Direktur PT CIP Kembali Diperiksa Terkait Kasus Kredit BJB
 
• Penyidik Kejagung Belum Mampu Hadirkan 2 Saksi Kasus BJB
 
• 5 Bulan Jalani Perawatan, Elda Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]