Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
DPO
Terpidana 18 Bulan Penjara, Buronan Kejati di Tangkap Di Bekasi
Tuesday 04 Sep 2012 00:22:01

Ilustrasi, Kota Bekasi (Foto: BeritaHUKUM.com/biz)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Mantan Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur (Kaltim) H. M. Mujiono yang menjadi terpidana dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Sekertariat DPRD Kutim tahun 2005 sebesar Rp 263 juta. Ia di vonis bersalah melalui putusan Kasasi Mahkama Agung (MA) selama 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta. Ia di tangkap oleh Tim Satgas Inteljen Kejaksaan Agung di rumah makan Padang di daerah Bekasi, Jawa Barat.

"Penangkapan terhadap terpidana mantan Ketua DPRD Kutim sebelumnya oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sangata. setelah menerima putusan kasasi MA dan memanggil Mujiono selama 3 kali berturut - turut namun tidak di indahkan, maka di keluarkanlah surat Daftar Pencarion Orang (DPO)", ujar Aspidsus Kejati Kaltim Rizal Nurul Fitri kepada media ini saat dalam perjalanan Balikpapan - Sangata dan membawa buronan.

Menurut Rizal tersangka DPO mantan Ketua DPRD Kutim Mujiono, Ia di tangkap di rumah makan di Bekasi Jawa Barat Minggu (2/9) pukul 22.00 WIB. ketika yang bersangkutan menunggu pengacaranya. "Saat di tangkap dia sedang menunggu pengacaranya dan tidak melakukan perlawanan," jelas Rizal.

Disamping itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Muhammad Salim ketika di hubungi media ini membenarkan tentang penangkapan Mujiono mantan Ketua DPRD Kutim. "Mujiono tertangkap di Jakarta saat hendak bertemu dengan pengacaranya, saat di tangkap tidak melakukan perlawanan", ujar M. Salim.

Dengan di tangkapnya Mujiono maka dalam minggu ini sudah ada dua buronan kasus korupsi dari Kaltim yang berhasil di tangkap pada 31 Agustus lalu, kemudian Tim Inteljen Kejagung berhasil menangkap terpidana korupsi Stepanus Djapri Reba di Kutai Barat dan hari ini Muniono di Jakarta", tegas Salim.

"Mujiono di jadikan DPO karena setelah Kejari Sangata menerima putusan Kasasi MA untuk memvonis Mujiono selama 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta, Ia di panggil 3 kali tetapi tidak di indahkan, maka di keluarkanlah surat Daftar Pencarian Orang (DPO), Setelah di tangkap, Mujiono hari ini juga langsung dibawa pulang ke Sangata Kutim", pungkas Salim.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait DPO
 
KPK Bawa 3 Koper Setelah Geledah Rumah Wantimpres Era Jokowi
 
Tim Tabur Kejaksaan Tangkap DPO Kejati Kaltim, Terpidana Kasus Pertambangan
 
Terpidana Abednego Buronan Kejari Samarinda, Diamankan Tim AMC Kejagung di Dompu NTB
 
DPO Wicang Terpidana Kasus Sabu-Sabu di Samarinda Akhirnya Ditangkap
 
Kejati Kalbar Berhasil Tangkap Buronan Kejari Pontianak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]