Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencabulan
Terindikasi Menebar Rupiah, Terpidana Kasus Cabul Berkeliaran Menghirup Udara Segar
Saturday 26 Oct 2013 18:57:10

Ilustrasi.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Oknum guru pengajian Anwar Bin Hamzah, terpidana kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, Bunga (9Th), warga gampoeng Seuneubok Buloh, kecamatan Darul Aman (Idi cut), kabupaten Aceh Timur bebas berkeliaran menghirup udara segar, seolah olah tanpa melakukan perbuatan dosa apapun.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Lembaga Acheh Future Razali Yusuf, saat menemui Keluarga korban di pedalaman Idi cut, Sabtu (26/10). Menurut orang tua korban, Jamni (41Th), "Anwar Bin Hamzah yang berprofesi sebagai Guru Pengajian di gampoeng tersebut, telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh (pencabulan) tehadap Anak Saya," ujar Jamni.

Sehingga anak saya trauma, karena diancam si pelaku agar tidak menceritakan hal ini pada orang lain, terpidana kerap menyuruh anak Saya (bunga-Red) untuk memegang kemaluannya, disaat si bunga datang," ujar Jamni lagi.

Berdasarkan bukti lapor dengan No STPL/18/II/2013/SPKT teranggal 14 Febuari 2013, "Polisi telah menangkap si pelaku, dan kasus ini sudah ditangani oleh Kejaksaan Aceh timur, yang menjadi pertanyaan warga kenapa si pelaku masih berkeliaran, apakah dia sudah di bebaskan," ujar Razali, di rumah orang tua Korban.

Lembaga Acheh Future berharap kapada pihak penegak Hukum, untuk memberi keadilan kepada masyarakat, "jangan sampai terjadi krisis kepercayan dalam masyarakat, jangan sampai masyarakat main Hakim sendiri, akibat krisis kepercayaan terhadap Hukum di Aceh Timur," Pungkas Razali Yusuf.

Menurut Informasi yang berhasil di himpun awak media ini dari berbagai sumber, Anwar Bin Hamzah terkait kasus pencabulan anak di bawah umur, tidak pernah di tahan, hingga putusan Pengadilan 4 tahun penjara dan saat ini terpidana dalam proses Banding.

Sementara dari pihak penegak hukum Kabupaten Aceh Timur, baik Jaksa maupun Hakim hingga berita ini di turunkan ke meja redaksi belum bisa di hubungi.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Pencabulan
 
• Alexandre Rottie Buron 8 Tahun Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap
 
• Oknum Driver Ojek Online di Samarinda Cabuli Siswa SMA Saat Pulang Sekolah
 
• Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Tangerang Selatan
 
• Culik dan Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pedagang Bakso Dibekuk Resmob Polda Metro di Jombang
 
• Polres Gorontalo Tetapkan IY Sebagai Tersangka Kasus Cabul Anak Berkebutuhan Khusus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]