Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Google
Tembus Keamanan Google Chrome, Hacker Gondol Rp 550 Juta
Saturday 09 Mar 2013 18:25:22

Logo Google Chrome.(Foto: Ist)
KANADA, Berita HUKUM - Google menantang para hacker untuk menemukan celah keamanan di browser Chrome. Seorang hacker berhasil menjawab tantangan tersebut sehingga menggondol hadiah USD 60 ribu atau sekitar Rp 550 juta.

Sergey Glazunov, hacker asal Rusia ini menemukan celah keamanan remote code execution di browser Chrome. Dia mendemonstrasikan bagaimana memanfaatkan celah itu untuk lolos dari Chrome sandbox, sebuah sistem untuk memblokir hacker yang ingin mengontrol perangkat pengguna.

Sesudah lolos, dia pun berhasil menjalankan kode yang tidak terotorisasi di sistem komputer Windows 7. Kebolehannya itu dipertunjukkan pada kontes Google Pwnium yang diadakan Google di Kanada.

Pada kontes tersebut, Google menyediakan hadiah uang tunai pada para hacker yang berhasil menembus sistem keamanannya. Total hadiah yang disediakan mencapai USD 1 juta.

"Ekspoitasi yang dilakukannya impresif. Hal itu memerlukan pemahaman mendalam tentang bagaimana Chrome bekerja. Sungguh sangat sulit dan itu sebabnya kami membayarnya USD 60 ribu," tukas Justin Schuh, teknisi Google Chrome.

Google pun langsung menambal celah keamanan yang ditemukan Sergey sehingga browser Google Chrome pun menjadi lebih aman digunakan. Demikian seperti dilansir Telegraph.com, Jumat (9/3).(tlg/bhc/rby)


 
Berita Terkait Google
 
10 Cara Mengatasi Penyimpanan Gmail Penuh dengan Mudah dan Praktis
 
Google Didenda 2,5 Triliun Rupiah Atas Dugaan Monopoli Pasar di Korea Selatan
 
Pembaharuan Fungsi Google Maps Live View untuk Pengemudi
 
Google Meet Hadir di Gmail, Ini Manfaatnya
 
Google Sarankan Jangan Gunakan Browser Microsoft Edge
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]