Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Alibaba
Tawarkan Diskon Besar, Alibaba Catat Penjualan Rp113,5 T
Wednesday 12 Nov 2014 11:26:14

Dalam beberapa tahun terakhir, bagaimanapun, pada 11 November dengan cepat telah menjadi belanja liburan terbesar di dunia oleh Alibaba, pengecer online Cina.(Foto: twitter)
BEIJING, Berita HUKUM - Diskon besar-besaran antara lain membuat raksasa peritel online Cina Alibaba mencatat penjualan Rp 113,5 triliun dari kegiatan belanja Singles' Day, yang berakhir hari Selasa (11/11).

Wartawan BBC di Beijing Celia Hatton mengatakan diskon besar yang ditawarkan para peritel, termasuk Alibaba, membuat minat berbelanja online ini sangat tinggi.

Ia juga mengatakan hanya sekitar 40% dari total penduduk di Cina yang berbelanja online.

"Itu berarti pada tahun-tahun mendatang nilai penjualan yang dicapai Alibaba atau peritel lain akan lebih besar," kata Hatton.

Alibaba mengatakan tak kurang dari 268 juta pemesanan diterima oleh Alibaba, jauh lebih banyak dari tahun yang lalu yang menembus 150 juta.

Pada 2013 Alibaba mencatat penjualan US$ 5,75 miliar dari kegiatan ini.

"Yang kita saksikan sekarang adalah kekuatan daya beli para konsumen di Cina," kata Joe Tsai, direktur Alibaba Group.

Singles' Day atau Hari Lajang dianggap sebagai hari penjualan online terbesar di dunia, mengalahkan kegiatan yang hampir sama di Amerika Serikat yang dikenal dengan Cyber Monday dan Black Friday di Amerika Serikat, terjadi kurang dari delapan minggu setelah Alibaba rekor US $ 25 bil (RM83.6 bil) pencatatan saham publik di New York.

Pendiri dan ketua eksekutif Jack Ma mengatakan sebelumnya bahwa Alibaba's financial services kami, Alipay, juga "akan pasti go public", mungkin di Cina.

Ma kemudian berbicara singkat kepada wartawan, mengatakan ia merasa sedikit gugup "karena tekanan yang lebih tinggi dan harapan sekarang bahwa Alibaba adalah perusahaan yang terdaftar.(BBC/thestar/bhc/sya)


 
Berita Terkait Alibaba
 
Jack Ma, Salah Satu Orang Terkaya Cina Itu, Mundur dari CEO Alibaba
 
Jack Ma Terpapar Politik Istana
 
Alibaba Habiskan Miliaran Dolar untuk Perangi Barang Palsu
 
Tawarkan Diskon Besar, Alibaba Catat Penjualan Rp113,5 T
 
Penjualan Saham Alibaba Pecahkan Rekor Dunia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]