Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Tawaran Bantuan Iran untuk Irak
Sunday 15 Jun 2014 00:02:41

Presiden Hassan Rouhani menegaskan belum ada permintaan dari Irak.(Foto: Istimewa)
IRAN, Berita HUKUM - Iran siap membantu pemerintah Irak dalam perang menghadapi kelompok pemberontak militan Sunni seperti disampaikan Presiden Hassan Rouhani. "Jika pemerintah Irak meminta bantuan, kami mungkin akan memberikan setiap bantuan yang diinginkan bangsa Irak untuk melawan terorisme," tuturnya dalam konferensi pers memperingati satu tahun kemenangannya dalam pemilihan presiden di negara itu, Sabtu (14/6).

Namun dia membantah Iran sudah mengirimkan pasukan ke Irak untuk membantu pertahanan pemerintah Irak.

Ditambahkannya bahwa hingga saat ini juga belum ada permintaan bantuan dari Irak yang mereka terima.

Kelompok pemberontak beraliran Sunni, ISIS, sudahKlik menguasai kota Mosul dan Tikrik serta dalam upaya mendekat ibukota Baghdad.

Kerja sama dengan AS?

ISIS berpendapat umat Syiah -yang mendominasi pemerintahan Irak dan juga memerintah di Iran- sebagai orang kafir.

Pemerintah Teheran meningkatkan hubungan dengan pemerintah Irak setelah jatuhnya mantan Presiden Saddam Hussein, yang berasal dari kelompok Sunni.

Ketika ditanya oleh BBC, Presiden Rouhani tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan 'musuh' lama mereka, Amerika Serikat, dalam menghadapi ISIS.

"Kami bisa memikirkannya jika kami melihat Amerika Serikat mulai melawan kelompok teroris di Irak atau di tempat lainnya," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Barack Obama mengatakan akan mengambil keputusan beberapa hari lagi guna menyiapkan langkah-langkah menyelesaikan krisis di Irak.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]