Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
KTT Asia Afrika
Tapak Tilas KTT AA Tampilkan Iringan 'Manuk Dadali Dan Mojang Priangan' di Kota Bandung
Saturday 25 Apr 2015 00:05:13

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para Kepala Negara Tamu Negara saat melakukan prosesi Historical Walk dari Hotel Savoy Homan ke Gedung Merdeka diiringi alunan lagu Manuk Dadali oleh para mojang Bandung di kawasan Jl. Asia Afrika, Bandung.(Foto: Istimewa)
BANDUNG, Berita HUKUM - Napak tilas 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) berlangsung di Bandung mulai pukul 09.17 Wib pagi pada, Jumat (24/4). Beragam seni khas bernuansa Parahyangan jadi saksi momen bersejarah ini.

Para pemimpin negara-negara Asia Afrika dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana mengikuti prosesi jalan kaki bersejarah (Historical Walk) Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA), dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka, di kawasan Jl. Asia Afrika, Bandung, Jumat (24/4).

Presiden Jokowi yang mengenakan setelan jas warna hitam dipadu baju putih dan dasi warna merah didampingi Ibu Negara Iriana yang tampak anggun dengan setelah batik coklat dipadu kebaya warna merah, terus melempar senyum dan melambaikan tangan kepada masyarakat yang memadati jalan dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka.

Saat melakukan prosesi Historical Walk itu, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana berjalan di depan, dan diapit oleh Presiden Xi Jinping bersama Ibu Negara RRT Peng Liyuan dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak yang didamping Ibu Negara Malaysia Datin Sri Rosmah Mansor. Selain itu, yang berjalan di barisan depan dalam Historical Walk itu adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah dan PM Nepal Sushil Koirala yang menggunakan pakai khas negaranya.

Sepanjang perjalanan dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka, alunan lagu Manuk Dadali yang dimainkan oleh sebuah grup seni tari mengiriman para pemimpin negara Asia Afrika itu.

Sementara mengiringi barisan para pemimpin negara tampak pasukan pembawa bendera negara peserta KAA pertama tahun 1955 lalu, lalu barisan pembawa bendera, pasukan marching band TNI, dan dilanjutkan dengan rombongan Mojang Bandung dengan baju tradisional yang tampil sangat cantik.

Para kepala negara atau pemerintahan Asia-Afrika yang mengikuti kegiatan peringatan KAA di Bandung, antara lain Raja Swaziland Maswati III, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara Kim Yong Nam.

Selain itu, PM Nepal Sushil Koirala, PM Kamboja Hun Sen, PM Rwanda Anastase Murekezi, PM Malaysia Najib Razak, dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.(bh/yun)


 
Berita Terkait KTT Asia Afrika
 
• Nah, Semakin Terungkap Pidato Jokowi di KAA Hanya 'Omong Kosong'
 
• Inilah Hasil-Hasil KTT Asia Afrika ke-60, di Jakarta, 22-23 April 2015
 
• Tapak Tilas KTT AA Tampilkan Iringan 'Manuk Dadali Dan Mojang Priangan' di Kota Bandung
 
• Presiden Jokowi Singgung Kemerdekaan Palestina Saat Pidato Pembukaan KAA
 
• Ibu Negara Iriana Jokowi Ajak Para Istri Kepala Negara KAA ke Museum Textil Jakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]