Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Tapak Suci
Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Kukuhkan Zulkifli Hasan Jadi Pendekar Kehormatan
2016-07-25 05:43:01

Acara penetapan Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.(Foto: Istimewa)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri Jambore Nasional Pendekar dan Kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan Sleman, Yogyakarta, Jumat (22/7).

Di Jambore ini Zulkifli Hasan dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammmadiyah serta menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Mengenakan pakaian pendekar silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah baju dan celana merah dengan rompi berwarna hitam serta peci hitam, Zulkifli menjalani prosesi penobatan sebagai pendekar kehormatan di hadapan pendekar dan kader peserta jambore nasional.

Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan pimpinan pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Surat keputusan yang dibacakan pendekar besar Sudjono mewakili dewan guru berisi penetapan Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Kemudian prosesi pengukuhan dilakukan Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Adnan Jamhari dengan mengalungkan sabuk pinggang ke leher Zulkifli Hasan yang dalam posisi berlutut. Zulkifli kemudian mengambil sabuk pendekar itu dan mengenakannya di pinggang. Zulkifli Hasan resmi menyandang pendekar kehormatan utama. Lalu dia mengambil sikap hormat tapak suci.

Usai pengukuhan Zulkifli Hasan mengungkapkan alasan menerima gelar pendekar kehormatan karena ingin ikut membesarkan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. "Saya mau menjadi marketing Tapak Suci Muhammadiyah. Saya ingin memasarkan Tapak Suci Putera Muhammadiyah ini ke berbagai kalangan, agar masyarakat berduyun-duyun menjadi anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah," katanya.

Selain itu, Zulkifli juga ingin berlatih Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari para pendekar. "Untuk menguasai satu atau dua jurus seni bela diri ini," ujarnya seraya berharap seni bela diri budaya bangsa ini bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri.

Sebelum pengukuhan Zulkifli Hasan menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR. Dia menyampaikan materi sambil berdiri di depan pendekar dan kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang duduk bersila. Mereka mengenakan pakaian silat berwarna merah. Secara sistematis Zulkifli Hasan menyampaikan intisari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sosialisasi ini, Zulkifli mengungkapkan bahwa selama 18 tahun reformasi telah banyak kemajuan yang dicapai. Pemilu legislatif, pemilihan presiden, Pilkada serentak di 269 daerah bisa berlangsung aman. "Tetapi secara substansial rakyat yang berdaulat justru belum sejahtera dan belum makmur," katanya.(muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Tapak Suci
 
Tapak Suci Milad ke-58 Tahun, Haedar Nashir Berikan 4 Pesan
 
Muktamar XV Tapak Suci Putera Muhammadiyah: Pelopor Persatuan dalam Menjaga NKRI
 
Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Kukuhkan Zulkifli Hasan Jadi Pendekar Kehormatan
 
Ribuan Pendekar Tapak Suci Siap Kawal Muktamar Muhammadiyah - 'Aisyiyah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]