Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Jepang
Tanah Longsor di Hiroshima, Puluhan Tewas
Wednesday 20 Aug 2014 22:53:59

Longsor terjadi setelah hujan lebat selama 24 jam terakhir.(Foto: twitter)
JEPANG, Berita HUKUM - Sedikitnya 27 orang tewas dalam tanah longsor yang melanda Hiroshima, Jepang, Rabu (20/8) kata para pejabat. Tanah longsor itu terjadi di daerah perumahan dekat sebuah gunung di pinggiran kota Hiroshima.

Bencana tersebut dipicu hujan lebat yang turun selama 24 jam sejak hari Selasa (19/8) hingga Rabu pagi.
Curah hujan tersebut setara dengan curah hujan selama satu bulan, kata badan cuaca Jepang.

Gambar dari lokasi menunjukkan rumah-rumah terkubur lumpur dan batu, sementara tim penyelamat bekerja untuk mencapai rumah-rumah tersebut.

"Menurut Badan Kepolisian Nasional, jumlah korban tewas 27 orang dan 10 lainnya masih belum ditemukan," kata seorang pejabat manajemen bencana kepada kantor berita AFP.

Pejabat pemerintah lainnya mengatakan beberapa orang hanyut dan "sulit untuk mengetahui persis berapa banyak yang belum ditemukan", ungkap laporan kantor berita AP.

Wartawan BBC Rupert Wingfield-Hayes mengatakan beberapa korban tewas adalah anak-anak.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Jepang
 
• Resesi Semakin Dalam, Jepang Dihantam Kontraksi Ekonomi Terburuk Sejak 1980
 
• Trump Kunjungi Jepang, Bertemu Kaisar Naruhito dan PM Shinzo Abe: Apa Isu Penting yang Dibahas?
 
• Banjir dan Longsor Menghantam Jepang, Korban Meninggal Capai 100 Orang
 
• Jepang Utus Kapal Perang Terbesar untuk Kawal Kapal Logistik AS
 
• PM Jepang Kunjungi Pearl Harbor Sampaikan Duka Cita
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]