Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Susu
Tak Mampu Beli Susu, Ibu Muda Mencopet
Friday 23 Dec 2011 14:46:13

Ilustrasi (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Akibat tak mampu membelikan susu bagi anaknya, seorang ibu rumah tangga, Titin Suprihatin (25), nekat mencopet di dalam bus Transjakarta koridor IX (Pinangranti-Pluit), Jumat (23/12). Tapi sial bagi pelaku, belum sempat membawa kabur hasil jarahannya itu, ia keburu pergoki korbannya, Rami Amelia (20).

Kesal dengan aksi pelaku, korban ditemani petugas Transjakarta akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur. Kepada petugas, pelaku mengaku nekat mencopet lantaran tidak memiliki uang untuk membeli susu anaknya yang masih berusia dua bulan.

Titin menyatakan bahwa dirinya sebenarnya bekerja sebagai buruh di pabrik plastik di kawasan Tangerang dengan penghasilan Rp 13 ribu per hari. Begitu pun dengan suaminya yang juga berprofesi sebagai buruh dan hanya berpenghasilan Rp 27 ribu per hari. "Saya nekat mencopet karena saya tidak memiliki uang untuk membeli susu anak saya. Saya baru pertama kali melakukan hal ini," kata pelaku di hadapan petugas.

Sementara Rahmi, korban aksi pencopetan menuturkan,saat itu dirinya berada di dalam bus Transjakarta koridor IX yang sarat penumpang dari Halte Cawang UKI. Baru menaiki bus, tiba-tiba korban dihampiri pelaku dari arah belakang. Selang tak berapa lama, setelah diberitahu penumpang lainnya, korban terkjut ketika mendapati tasnya dalam keadaan robek. Ia makin terkejut, ketika mendapati dua smartphone Blackberry di dalam tasnya telah raib.

Korban pun mulai curiga dengan gerak-gerik pelaku yang tampak gugup dan masih berada tak jauh di belakangnya. Terlebih, pelaku saat itu menggenggam kain yang diduga untuk menyembunyikan barang curiannya. Kecurigaannya makin bertambah, saat mendapati di dalam bungkusan kain itu, ternyata terdapat dua buah Blackberry miliknya. Saat ditanya, pelaku berdalih hanya mengamankan Blackberry tersebut.

Namun, saat bus berhenti di Halte BNN, tiba-tiba pelaku langsung menuju pintu keluar bus sambil berlari membawa barang curiannya. Alhasil, korban pun berteriak sekeras-kerasnya hingga mendapat perhatian penumpang lainnya serta petugas Transjakarta. Akhirnya, pelaku pun berhasil diamankan oleh penumpang dan petugas Transjakarta. "Begitu pelaku berlari sambil membawa Blackberry saya, langsung saya teriaki maling," ujar Rahmi.

Menurut Kapolsek Jatinegara, Kompol Dewoto mengatakan, pelaku dikenai pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Atas perbuatannya ini, pelaku terancam hukuman maksimal tiga tahun penjara. "Saat ini, pelaku masih dimintai keterangan. Kami juga menyita barang bukti dua unit Blackberry milik korban, silet, serta tas milik korban," papar dia.(bjc/irw)


 
Berita Terkait Susu
 
• Komisi IX Sepakat Bentuk Panja Kasus Susu Kental Manis
 
• Legislator Usulkan Susu Kental Manis (SKM) Dihentikan Sementara Pemasarannya
 
• Anggota DPR: Konsumsi Susu Masih Rendah
 
• Produsen Susu SGM Formula Skorsing karyawannya yang Mengajukan Gugatan Perdata
 
• Dinilai Tidak Transparan, Produsen Susu SGM Formula Digugat Karyawannya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]