Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Penggusuran
Tak Akan Digusur, Jutaan PKL Dukung Prabowo-Hatta
Sunday 06 Jul 2014 07:57:49

Ilustrasi. Pedagang kaki lima.(Foto: BH/coy)
DEPOK, Berita HUKUM - Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) memastikan diri untuk mendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta. Tak tanggung-tanggung, sesuai data PPKLI, ada 54 juta PKL, 22 juta diantaranya terdaftar sebagai anggota di 22 provinsi.

Presiden PPKLI Hermansyah, mengatakan dukungan pada detik - detik terakhir ini telah melewati berbagai pertimbangan. Salah satunya, kata dia, para PKL mengapresiasi janji Prabowo pada debat capres yang tak akan menggusur PKL jika terpilih.

"Sudah berapa bulan lalu, pengurus PKL menanyakan, bagaimana atau siapa yang akan kita pilih. Kita lihat di debat capres, Prabowo - Hatta mengatakan tak akan menggusur PKL.

Salah satu media juga memuat kutipan Prabowo kalau terpilih, tak akan menggusur PKL. Kami mendambakan mengharapkan satu perlindungan," katanya di Posko PPKLI di Jalan Raya Bogor, Tapos, Depok, Sabtu (5/7) malam.

Hermansyah menambahkan, dari sisi biografi, Prabowo-Hatta juga sosok yang pintar dan berpendidikan. Ia meminta kepada puluhan juta PKL di seluruh Indonesia untuk mendukung pasangan nomor urut satu itu.

"Mengharapkan pemimpin Indonesia ini orang pintar, karena itu pilihan kami jatuh kepada pilihan Prabowo-Hatta. Saya imbau kepaada semua PKL di seluruh Indonesia, untuk memilih Prabowo-Hatta sebagai Presiden. Nomor urut 1," tegasnya.

Ia mengklaim sekalipun deklarasi terakhir, PKL dapat menjadi penentu kemenangan suara Prabowo-Hatta. Hermansyah juga menyatakan Prabowo, berjanji akan membangun pasar-pasar tradisional.

"Satu-satunya mempertahankann PKL adalah memperbanyak pasar tradisional. Saya Presiden PKL Indonesia, secara administrasi kita sampaikan melalui surat kepada anggota untuk memilih Prabowo-Hatta," paparnya.

Sementara, Ketua DPD PPKLI Depok, Padi Riyanto, mengatakan Prabowo memiliki sosok kepemimpinan yang kuat dan tegas. "Kami dukung sekali memilih beliau latar belakangnya itu saya pribadi tak ragu lagi leadership, pangkat saaat menjabat, pleton, batalyon, Danjen Kopasus, dan Pangkostrad. 11 azas kepemimpinan ABRI dipegang teguh, taqwa, Ing Ngarso Sung Tulodo, dan Tut Wuri Handayani," tutup Padi.(fid/ahm/okz/bhc/sya)


 
Berita Terkait Penggusuran
 
Pemkot Samarinda Diminta Pertimbangkan Kembali Pembongkaran Bantaran SKM, LAKI Kaltim Kawal Sampai Tuntas
 
Gusur Warga Bukit Duri, Pelanggaaran HAM Dilakukan Penguasa dan Penegak Hukum
 
Kapolda Metro Jaya Pantau Lokasi Penggusuran Bukit Duri
 
Fadli Zon: Rusun Rawa Bebek Tidak Manusiawi
 
Penggusuran Tanpa Solusi Sebabkan Kemiskinan Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]