Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
TIGA Tuntutan Alumni Universitas Indonesia kepada Bawaslu dan KPU
2019-05-08 05:57:50

Tampak suasana aksi damai dari alumni UI di depab gedung Bawaslu RI, di Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seratusan massa yang bergabung dari berbagai organisasi alumni Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi damai di depan gedung kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) terkait kecurangan Pemilu 2019 yang Terstruktur, Sistematis dan Masif. Adapun para pendemo menyuarakan tiga tuntutan; diantaranya meminta Bawaslu mengusut tuntas penyebab meninggalnya ratusan petugas KPPS yang meninggal setelah bertugas pada Pemilu 2019 lalu.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com dilokasi demo, sekitar siang hari, semenjak pukul 16.00 WIB pada, Selasa (7/5). Mereka yang hadir menggunakan jaket almamater berwarna kuning dengan tulisan alumni UI di bawah logonya.

"Tolong selidiki apa penyebab kematian petugas KPPS sudah sampai 500 orang lebih. Indonesia negara demokrasi terbesar di dunia. Petugas KPPS mati 500 orang nggak ada yang menyelidiki," tegas Kemal, sebagai koordinator aksi Alumni UI tersebut di depan gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Sementara, di lokasi yang sama Matnoer Hidayat yang juga sebagai alumni Universitas Indonesia (UI) juga menjelaskan perwakilan yang hadir pada aksi damai tersebut terdiri dari perwakilan; KAMI UI, Alumni UI Bangkit Untuk Keadilan, SOLUSI UI, Forum Aktivis Kampus Alumni UI, Solidaritas Alumni UI dan Suara Kebenaran-UI pun ikut menyuarakan agar dalam aksi menuntut Bawaslu pada pelaksanaan Pemilu 2019.

"Setelah memperhatikan, mendengarkan, mengamati dan menemukan banyak kejanggalan dan dugaan kecurangan," ungkap Matnoer.

'Kami, berbagai elemen Komunitas Alumni Universitas Indonesia: KAMI UI, Alumni UI Bangkit Untuk Keadilan, SOLUSI UI, Solidaritas Alumni UI, Forum Aktivis Kampus Alumni UI dan Suara Kebenaran UI, Alumni HMI UI, setelah memperhatikan, mendengarkan, mengamati dan menemukan banyak kejanggalan dan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019,' jelasnya.

Berikut ini, alumni Universitas Indonesia menyuarakan aspirasi 3 tuntutan sebagai berikut, yaitu :

1. Tegakkan Demokrasi yang Adil, Jujur dan Bersih

2. Turunkan Ketua KPU dan hentikan dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh KPU beserta segenap aparat negara dalam penyelenggaraan dan perhitungan suara Pemilu 2019 serta untuk ditindak lanjuti.

3. Selidiki dan ungkapkan kebenaran yang terjadi atas penyebab wafatnya lebih dari 500 orang petugas KPPS selama dan setelah melaksanakan Pemilu 2019.

Demikian tuntutan sedari perwakilan Alumni Universitas Indonesia (UI) dibacakan pada saat aksi demontrasi di depan gedung Bawaslu(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
Saksi Ungkap 'Suara Siluman' di Distrik Heram
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Komisi II Sarankan Pemilu Selanjutnya Gunakan Data Dukcapil
Terbukti Lakukan Curang, 5 Petugas PPK Loa Janan Ilir Samarinda Divonis Penjara
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pemboikotan Sawit Indonesia Oleh Uni Eropa Tidak Bisa Diabaikan
Bencana Asap Karhutla Coreng Diplomasi Sawit Indonesia
Tafsir 6A dan Tekanan Politik
Dr Jan Maringka: Penegakan Hukum Tidak Sama dengan Industri
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]