Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pemilu
Sukseskan Pilpres 2019, Pondok Pesantren Al-Qur'aaniyyah Adakan Deklarasi Damai
2018-11-09 08:19:54

JAKARTA, Berita HUKUM - Alumni dan Santri Pondok Pesantren Al-Qur'aaniyyah menggelar deklarasi damai Pemilihan Presiden 2019. Ketua Pembina dari Ponpes yang berada di Kendal Jawa Tengah ini yakni KH Mandzur Labib mengatakan kegiatan yang diadakan beberapa waktu lalu itu didasarkan atas keprihatinan pihaknya terhadap isu maupun tindakan-tindakan dari pihak tertentu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa jelang pesta politik lima tahunan itu.

"Kita merasa prihatin dengan kondisi saat ini,di sosmed banyak sekali berita -berita yang saling menyudutkan antara satu pasangan ke pasangan lain dan ini secara tidak langsung akan berdampak pada pendukungnya masing-masing, kalau perbedaan ini semakin runcing semakin tajam kemudian saling serang dengan isu-isu negatif saya kira ketentraman negara ini akan menjadi sedikit terganggu,"ujar Mandzur dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11).

Mandzur mengungkapkan perlunya ketegasan sikap yang dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya Alumni dan Santri Pondok Pesantren Al-Qur'aaniyyah terutama dalam tahun politik sekarang ini.

"Mampu membentengi diri dengan akhlakul karimah di tengah maraknya isu politik dan berita hoax yang disebar oleh pihak tertentu untuk kepentingan politik yang tidak berwawasan kebangsaan dan menjaga Ukhuwah Nahdliyah, Ukhuwah Wathaniyah, Ukhuwah Islamiyah, dan Ukhuwah Basyariyah demi terwujudnya Islam Rahmatan Lil Alamin," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengajak semua masyarakat untuk turut menjaga netralitas dan kondusifitas serta membangun suasana yang sejuk sebelum maupun setelah Pilpres 2019.

"Alumni dan santri berkomitmen untuk turut melaksanakan Pemilihan Presiden 2019 dalam suasana damai, aman, tentram, tanpa intimidasi, intervensi, dan represi dari semua pihak untuk mewujudkan tatanan kehidupan bangsa yang adil dan makmur," kata dia.

Di sisi lain, pihaknya mengatakan bahwa Ponpes Al-Qur'aaniyyah hanya mengimbau kepada santri dan alumni untuk turut menyukseskan pesta politik lima tahunan tersebut dan tidak mengarahkan pilihan politik kepada salah satu Capres.

"Dari kami netral tidak mengarahkan santri ke pasangan calon manapun akan tetapi yang kami pesankan adalah santri tetap menjaga kondisi yang sejuk dengan perbedaan-perbedaan pilihan baik perbedaan ditengah-tengah kalangan masyarakat atau di kalangan santri sendiri," paparnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Pemilu
 
Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
 
PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
 
Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
 
DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
 
Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]