Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pupuk
Subsidi Pupuk untuk Wujudkan Padi Berkualitas Baik
2017-07-14 06:21:20

Anggota Komisi X DPR Dony Ahmad Munir melakukan kunjungan ke daerah pemilihannya, Jawa Barat IX.(Foto: dok.pribadi/od)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subsidi pupuk, bantuan benih, irigasi, penanganan hama pengganggu tanaman, dan asuransi pertanian yang lebih berpihak menjadi harapan petani, saat Anggota Komisi X DPR Dony Ahmad Munir melakukan kunjungan ke daerah pemilihannya, Jawa Barat IX yang meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang, beberapa waktu yang lalu.

"Pentingnya subsidi pupuk yang merata sangat penting bagi petani karena sangat menentukan pertumbuhan padi dan pasokan beras di daerah-daerah supaya terwujudnya lumbung padi yang berkualitas baik," kata Dony, dalam rilisnya kepada Parlementaria, Kamis (13/7).

Politisi F-PPP itu menambahkan, dalam kesempatan itu petani juga menyampaikan bahwa proyek irigasi telah diusulkan masyarakat setiap tahun kepada pemerintah, namun belum terlihat tanda-tanda untuk direalisasi. Proyek tersebut sangat strategis dan penting bagi kehidupan perekonomian masyarakat petani padi, sawah khususnya.

"Selama ini para petani berinisiatif sendiri mengairi sawah mereka secara manual pada malam hari. Irigasi ini mampu mengairi ratusan hektar persawahan rakyat yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Subang," papar Dony.

Oleh sebab itu, masyarakat petani di Subang menaruh harapan besar agar proyek irigasi itu dapat segera terealisasi. Petani pun berharap supaya mendapat asuransi dan tidak hanya dipertimbangkan dengan luas areal lahan sehingga para petani sangat sulit untuk mendapatkan asuransi tersebut.

"Para petani mengharapkan adanya perhatian khusus terkait aspirasinya yang belum berpihak pada petani," kata Dony, yang juga memberi motivasi para petani untuk lebih semangat serta akan menyampaikan aspirasi masyarakat untuk disampaikan ke pemerintah pusat ataupun daerah.(sf,mp/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Pupuk
 
Jaksa Agung Diminta Selidiki Kebijakan Subsidi dari Hulu Hingga Hilir dan Usut Tuntas Mafia Pupuk
 
Legislator Minta Pupuk Indonesia Benahi Distribusi Pupuk Bersubsidi
 
Komisi VII Keluhkan Kelangkaan Pupuk
 
Mafia Pupuk Subsidi Rusak Tatanan Niaga
 
Kelangkaan Pupuk Harus Segera Diselesaikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]