Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Gedung KPK
Suasana di Gedung KPK Memanas, Mahasiswa Menerobos Masuk KPK
Tuesday 21 May 2013 15:47:33

Aksi ribuan aktifis Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, menuntut penuntasan kasus mega skandal Bank Century, di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Selasa (21/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seratusan aktivis Mahasiwa BEM Seluruh Indonesia berhasil menerobos masuk gerbang utama gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sempat terjadi keributan antara Mahasiwa dan Aparat penjaga gedung KPK, Selasa (21/5).

Di saat sebagian besar mahasiswa lain melakukan orasi, dengan tiba-tiba mahasiwa melakukan aksi menerobos dan masuk kedalam gedung KPK, sebagian besar dari mahasiswa ini adalah para mahasiswi/ wanita.

Berawal dari aksi ribuan aktifis Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), menuntut penuntasan kasus mega skandal Bank Century, di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Selasa (21/5).

Mahasiwa/i meminta agar Abraham Samad mundur dari jabatanya sebagai Ketua KPK, Abraham dinilai telah gagal membongkar skandal kasus Bank Century yang paling ditunggu masyarakat.

"sesuai janji mu wahai Abraham Samad kamu harus mundur dari jabatanmu sekarang juga," ujar salah seorang orator.

"Kami sanggup membiayai Abraham Samad pulang ke Makasar," teriak pendemo.

Aksi dari seribuan aktivis mahasiswa ini mendapat pengawalan cukup ketat dari aparat keamanan dari Brimob, Samapta dan penjagaan internal gedung KPK.

Sementara itu sebagian lain mahasiswa masih melakukan orasi, silih berganti meminta Abraham Samad, keluar dan menemui mereka.

"Century waktumu sudah habis," teriak salah seorang Presiden mahasiswa, yang disambut teriakan hiteris oleh para mahasiswa lainya.

Hingga berita ini di turunkan aksi masih terus berlanjut, dan suasa disekitar gedung KPK tampak semakin mencekam, dan panas.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]