Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kejaksaan Agung
Standar Kompetensi Jabatan di Kejagung, Dr Masyhudi: Agar Lehih Obyektif dan Akuntabel
2019-09-25 10:16:29

Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg) pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung RI, Dr Masyhudi SH MH (Foto; Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM, Berita HUKUM, Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg) pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung, Dr Masyhudi SH MH, menyatakan pihaknya saat ini lagi menyusun standart kompetensi jabatan.

Pelatihan Training Coaching Subject Matter Expert (SME) tersebut bertujuan untuk membuat penyusunan Standar Kompetensi Jabatan yang diselenggarakan oleh Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung di Sasana Pradana sejak 18 - 20 September 2019 lalu.

Pasalnya dalam presentase itu kehadiran peserta mencapai 90 persen per harinya. "Saya merasa puas karena telah menghasilkan data awal bagi penyusunan kompetensi jabatan di lingungan Kejaksaan RI oleh pihak konsultan independen yakni PHN Consulting," ujar Mashyudi dalam siaran persnya Selasa (23/9) di Jakarta.

Lebih lanjut mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ini berharap dengan adanya penyusunan kamus kompetensi teknis dan standar kompetensi jabatan ini, nantinya akan dapat menghasikan profil pegawai yang tepat dengan karakteristik tugas dan fungsi Jaksa.

"Dengan adanya Standar Kompetensi Jabatan itu, pemilihan pejabat akan lebih obyektif dan akuntabel, berdasarkan dokumen yang ada," jelasnya.

Pembenahan yang dilakukan oleh Biro Kepegawaian ini, dibawah komando Masyhudi, agar tata kelola manajemen SDM Kejaksaan menjadi lebih modern.

"Karena Biro Kepegawaian saat ini sedang membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," ucapnya.

SDM Kejaksaan

Karena dedikasinya yang tinggi dan kecintaannya terhadap Korps Adhyaksa, biropeg saat ini terus berusaha untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kejaksaan menjadi lebih baik, profesional, berkarakter, berintegritas dan berkualitas, ungkap Mashyudi.

"Jaksa harus menguasai Tekhnologi Informasi, Bahasa Asing dan Perundang undangan dengan baik," ujar Mashyudi seraya mengatakan juga tidak kalah pentingnya harus tetap ramah kepada Masyarakat.

"Sehingga keberadaan Adhyaksa memang dicari, dibutuhkan dan ditunggu-tunggu oleh Masyarakat, terutama para pencari keadilan" pungkasnya.(bh/ams)


 
Berita Terkait Kejaksaan Agung
 
Capaian Kinerja 60 Hari Jaksa Agung dan Rakernas Kejaksaan
 
SADAP dan Monev Aplikasi Digital untuk Data Kejaksaan
 
Standar Kompetensi Jabatan di Kejagung, Dr Masyhudi: Agar Lehih Obyektif dan Akuntabel
 
Kejari Jakpus Kembalikan Harta Rampasan Korupsi Dapen Pertamina
 
Biro Kepegawaian Kejaksaan Optimalkan Pola IT Menuju Zona Integritas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral Bilang Wajar Nonton Video Porno, Psikolog: Ucapan Ganjar Gak Pantas !
Eksepsi: Tidak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Kondensat BP MIGAS - PT TPPI
Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
Haris Azhar Sebut Omnibus Law Cilaka RUU Haram
Survei Median: Massa 212 Lebih Pilih Anies Ketimbang Prabowo
Sekjen DPR Pastikan Tak Ada Kebakaran di Gedung Nusantara III
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja
Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
Uighur China: Ditahan karena Memelihara Janggut, Berjilbab, dan Menjelajah Internet
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba Senilai Total 1,5 Triliun
Mahfud MD Anggap Keliru Sudah Biasa dalam Susun Rancangan UU, PKS: Bahaya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]