Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub DKI
Spanduk Kampanye di TPU Melanggar Aturan
Monday 20 Aug 2012 19:11:15

Spanduk Pelanggaran Kampanye Foke - Nara (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Maraknya pemasangan spanduk di Tempat Pemakaman Umum (TPU) terkait Pemilu kada DKI Jakarta membuat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI prihatin.

Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah menyatakan segera menghubungi Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta untuk menertibkan spanduk-spanduk tersebut.

"Bisa saja spanduk tersebut telah melanggar aturan pemilu kada karena saat ini belum masuk waktu kampanye,” kata Ramdansyah.

Saat ini terdapat banyak spanduk kampanye ditemukan di sejumlah kawasan TPU. Diantaranya di TPU Duri Kepa, Jakarta Barat terpasang spanduk yang berbunyi "Bang Foke dan Bang Nara Menang, Jakarta akan Aman'' di depan pintu masuk kuburan. Di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan juga terdapat spanduk bertuliskan ''Majelis taklim se-DKI Jakarta Mendukung Gubernur Fauzi Bowo''.

Sementara itu, pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan pihak Satpol PP harus berani menurunkan spanduk di TPU. Dia menilai, TPU tidak layak untuk dijadikan ajang kampanye para kandidat gubernur DKI Jakarta.

“Selain melanggar aturan kampanye, TPU itu harus bersih dari spanduk kampanye para cagub DKI,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, calon wakil gubernur Nachrowi Ramli mengatakan pemasangan spanduk di TPU tidak menjadi persoalan. "Tidak ada yang dilanggar dengan pemasangan spanduk-spanduk di TPU. Tentu menjadi tugas Panwaslu dan Satpol PP yang menentukan apakah ada pelanggaran atau tidak”, ujarnya.(ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilgub DKI
 
Pengumuman Rekepitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta Putaran - 2
 
Rekapitulasi Pemilukada DKI Jakarta Sudah di Tingkat Kecamatan
 
Foke Kalah, PAN Bantah Mesin Parpol Tak Bekerja
 
Suara Foke Unggul di Kelurahan Kramat
 
Meskipun Tak Dijaga Aparat Kepolisian, Pemilihan di TPS 026 Berjalan Lancar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]