Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus BANSOS
Sidang Vonis Hakim Setyabudi Diwarnai Aksi Demo
Tuesday 17 Dec 2013 12:02:41

Mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung) Setyabudi Tejocahyono saat di Sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat.(Foto: BH/put)
BANDUNG, Berita HUKUM - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung hari ini menyidangkan kasus suap mantan Hakim Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tejocahyono di lantai 2 Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Jawa Barat.

Saat Hakim Setyabudi Tejocahyono datang ke PN Tipikor Bandung dengan menumpangi mobil tahanan KPK, didepan Pengadilan puluhan orang dari LSM Laskar Anti Korupsi Pejuangan 45 (LAKI P45) dan LSM Ganyang Mafia Hukum melakukan aksi unjuk rasa menuntut Hakim Tipikor Bandung menjatuhkan vonis berat terhadap Hakim Setyabudi.

Para pendemo dengan menggunakan mobil bak terbuka dengan ilustrasi seorang berpakaian toga hakim, dengan leher tergantung, pendemo meminta agar majelis Hakim Tipikor menjatuhkan vonis berat kepada terdakwa Hakim Setyabudi.

"Gantung mafia hukum, gantung Hakim Setyabudi, yang terbukti korup dan merusak pengadilan dengan perbuatan kotornya," ujar Deddy Sugarda, Selasa (17/12) aktivis anti korupsi Bandung.

Menurut pendemo kasus suap Bansos Bandung, dimana telah menjatuhkan vonis 7 tahun terhadap Toto Hutagalung, serta vonis 3,5 tahun penjara untuk terdakwa Asep Triana, yang menurut pendemo vonis ini sangat ringan dan tidak berpihak kepada rasa keadilan rakyat.

Dalam aksinya pendemo membagikan selebaran kepada pengguna jalan RE. Martadinata Bandung, dan aksi ini sempat membuat arus lalu-lintas menjadi terhambat.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com petugas keamanan dari satuan Polres Bandung Kota, dari kesatuan Samapta dan juga Dalmas, serta 1 unit mobil water canon tampak siaga menjaga aksi demo dan menjaga jalannya persidangan Hakim Korup Setyabudi, yang dulunya merupakan orang nomor 2 di PN Bandung ini.

Hingga berita ini diturunkan aksi demo terus berlangsung dan sidang juga masih terus berlangsung.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus BANSOS
 
Terpidana Prof Dr Sutedja: Anggota DPRD dan Paturahman As'ad Minta 30 Persen
 
Divonis 6,6 Tahun Penjara, Prof Setedja Sebut Uang Korupsi Dibagi-bagi ke Pejabat dan Dewan
 
Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Prof Dr Thomas Susadya Divonis 6,6 Tahun Penjara
 
Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Divonis 18 Bulan Penjara
 
Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Dituntut 2 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]