Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Perceraian
Sidang Cerai, Nia Daniaty Minta Arya Wiguna Jadi Saksi
Monday 10 Feb 2014 13:12:44

Nia Daniaty.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tanggal 12 Februari 2014, Nia Daniati dan Farhat Abbas akan menjalani sidang perdana perceraian mereka. Jadwal pertama adalah proses mediasi, selanjutnya akan ada pembuktian dan saksi.

Arya Wiguna mengaku diminta Nia Daniati untuk menjadi saksi kasus cerai mereka. "Nanti saya diminta jadi salah satu saksi (perceraian)," tutur Arya, sumber yang dilansir pada laman tabloidnova.com.

Mantan anak didik Eyang Subur itu mengaku dihubungi langsung oleh Nia. Sayangnya, Nia belum bisa banyak bicara lantaran masih menenangkan diri.

"Dua hari lalu saya SMS sama mbak Nia. Tapi belum bisa ngobrol, karena mbak Nia lagi cooling down," tukasnya Arya yang mengaku siap melawan Farhat. "Siap. Masa lawan Farhat Abbas takut," imbuhnya. Dari catatan tabloidnova.com, Nia Daniaty mengajukan gugatan cerai setelah cukup lama pisah ranjang dengan Farhat Abbas.(oki/tnc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Perceraian
 
Akhirnya Buka Suara, Ini Alasan Aldila Keukeuh Gugat Cerai Indra Bekti
 
Penyanyi Dangdut Senior Machica Mochtar Kembali Ajukan Gugatan Cerai
 
Sule Akhirnya Terima Digugat Cerai Istrinya
 
Setuju Cerai, Denada dan Suami Buat Kesepakatan Soal Anak
 
Sidang Cerai, Nia Daniaty Minta Arya Wiguna Jadi Saksi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]