Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Perceraian
Setuju Cerai, Denada dan Suami Buat Kesepakatan Soal Anak
Monday 24 Aug 2015 07:50:32

Denada dan Jerry Aurum.(Foto: KapanLagi.com/M. Akrom)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bahtera rumah tangga yang dibangun penyanyi Denada dan suami, Jerry Aurum, nampaknya memang harus menemui titik akhir. Keduanya sepakat bercerai setelah menikah di tahun 2012 silam. Pengacara Jerry Aurum, Sudharmono Saputra, SH, mengakui kliennya dan Denada telah setuju untuk berpisah. Kendati telah melakukan mediasi, nampaknya keputusan tersebut dinilai yang paling tepat bagi keduanya.

"Senin datang untuk tanda tangan kesepakatan antara Mbak Denada dan Mas Jerry. Kesepakatan ini berarti mentok, tidak berhasil (mediasinya, red)," ujar Sudharmono saat ditemui tim KapanLagi.com usai sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (3/8) lalu.

Ditanya lebih detil soal kesepakatan yang dibuat oleh Denada dan Jerry Aurum, Sudharmono menyatakan beberapa hal. Salah satunya soal hak asuh anak dan kewajiban Jerry Aurum memberikan uang bulanan.

"(Sepakat, red) bercerai. Anak diasuh Mbak Denada, uang bulanan 7 Juta per bulan (dari Jerry, red). Mas Jerry juga akan menaruh deposito, tetapi besarnya tak bisa disebutkan," tambahnya.

Soal jadwal bertemu anak, Sudharmono juga menerangkan bahwa keduanya telah setuju Jerry Aurum akan mengunjungi seminggu sekali. "Mas Jerry seminggu sekali ketemu anaknya. Kesepakatan kedua belah pihak seminggu sekali," pungkasnya.(kapanlagi/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Perceraian
Sule Akhirnya Terima Digugat Cerai Istrinya
Setuju Cerai, Denada dan Suami Buat Kesepakatan Soal Anak
Sidang Cerai, Nia Daniaty Minta Arya Wiguna Jadi Saksi
Digugat Cerai Joy Tobing, Ini Jawaban Daniel Sinambela
Joy Tobing Bisa Penjarakan Suami
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Gerindra Ungkap Paradoks Kebijakan Pangan Rezim Jokowi
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Pemilu 2019 Tak Boleh Timbulkan Luka
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]