Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Serbia
Serbia Jadi Tempat Favorit Operasi Kelamin
Tuesday 24 Jul 2012 20:01:50

Ilustrasi (Foto: emajmagazine.com)
BEOGRAD, Berita HUKUM - Meski persoalan jender sering kontroversial, namun tidak halnya bagi negara Serbia. Di Serbia pelaku pengganti kelamin akan mendapatkan perhatian spesial. Pasalnya, tim asuransi nasional Serbia memberikan subsidi operasi kelamin.

Bahkan, karena subsidi itulah banyak orang dari berbagai negara mendatangi negara yang pernah konflik dengan Bosnia itu. Berdasarkan laporan Pusat Bedah Rekonstruksi Kelamin Beograd, peminat operasi itu kian meningkat. Beberapa warga negara dari Amerika Serikat (AS), Prancis, Rusia, Iran, Afrika Selatan, Singapura dan Australia sering menjalankan operasi tersebut. Secara akumulatif, pada tahun 2011 terdapat sekitar 100 orang telah melakukan operasi kelamin.

“Sebuah negara konservatif menjadi pusat dari operasi pergantian kelamin. Kehidupan sosial di Serbia pun berubah secara perlahan," papar seorang aktivis transjender di Serbia, Selasa (24/07), seperti dikutip New York Times.

Banyak pengamat menyatakan, selain kontroversial, bahwa dana operasi kelamin sangat besar dan terbilang rumit. Seperti halnya di Inggris, operasi kelamin membutuhkan dana sebesar USD15 ribu atau sekitar Rp142 juta. Sementara di Serbia hanya membutuhkan dana USD10 ribu atau sekitar Rp94 juta.

Apalagi operasi pergantian kelamin juga dikecam di sejumlah negara Eropa, seperti Austria, Hongaria, Rumania, Bulgaria dan Yunani, sehingga banyak orang memilih Serbia menjadi tempat favorit pergantian kelamin. (bhc/frd)


 
Berita Terkait Serbia
 
• Masjid Aladza yang Hancur Akibat Konflik Bosnia 1992 Telah Dibuka Kembali
 
• Serbia dan Bosnia Dilanda Banjir Terburuk
 
• Perahu Pinisi Meriahkan Pameran Pariwisata di Serbia
 
• Serbia Jadi Tempat Favorit Operasi Kelamin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]