Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Nigeria
Serangan Militan Nigeria Tewaskan 65 Orang
Friday 06 Mar 2015 09:51:02

Boko Haram melancarkan sejumlah serangan dengan korban sepanjang 2014 lalu sekitar 2.000 jiwa. Tentara Chad membantu Nigeria untuk menghadapi Boko Haram.(Foto: twitter)
NIGERIA, Berita HUKUM - Kelompok militan yang diduga Boko Haram membunuh sedikitnya 65 orang di sebuah kampung di negara bagian Borno, Nigeria timur laut. Para pria bersenjata menyerbu kampung Njaba dengan sasaran pria dan anak laki-kali sebelum membakar kampung, kata sejumlah korban yang selamat.

Serangan itu terjagi Selasa (3/3) lalu, namun baru dilaporkan dua hari kemudian karena letak kampung itu yang terpencil.
Seorang saksi mata, Fatima Abaka, mengatakan kepada situs internet Sahara Reporter bahwa serangan dilakukan ketiga warga kampung sedang sembahyang subuh.

"Saya melarikan diri ke semak-semak. Sejak itu saya tidak melihat lagi suami dan tiga anak saya," kata Abaka.
Dia ke luar dari tempat persembunyiannya pada siang hari dan menemukan jenazah tergeletak di mana-mana.

Saksi mata lainnya, Aminatu Mommudu, melihat sejumlah jenazah -sebagian dengan leher yang dipotong- di dalam masjid.
Walau belum ada pengakuan, militan Boko Haram kerap melancarkan sejumlah serangan atas warga sipil dengan korban jiwa sepanjang 2014 lalu mencapai sekitar 2.000 jiwa.

Kelompok yang memperjuangkan penerapan syariat Islam di Nigeria ini menguasai sejumlah kawasan di negara bagian Borno dan dalam beberapa bulan belakangan juga melancarkan serangan lintas batas ke Chad, Kamerun, dan Niger.

Chad sudah mengerahkan pasukannya untuk membantu Nigeria merebut kembali sejumlah kawasan dari Boko Haram.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Nigeria
 
• 'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
 
• Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
 
• Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
 
• Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
 
• Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]