Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Lebanon
Serangan Bom di Lebanon Tewaskan Empat Orang
Thursday 16 Jan 2014 22:46:31

Ilustrasi, usai Ledakan bom mobil yang terjadi di Lebanon.(Foto: Istimewa)
LEBANON, Berita HUKUM - Ledakan bom mobil di Lebanon utara yang menewaskan setidaknya empat orang dan terjadi bertepatan dengan sidang kasus pembunuhan mantan PM Rafik Hariri.

Wartawan BBC di Lebanon Jim Muir melaporkan ledakan terjadi di kota Hermel, di kawasan lembah Beqaa.

Kawasan tersebut dianggap berada di bawah pengaruh gerakan Hisbullah.

Di antara korban tewas diperkirakan sebagai pelaku pengeboman. Serangan juga menyebabkan kerusakan besar terhadap berbagai toko dan mobil yang ada di lokasi kejadian.

Ledakan, jelas Muir, terjadi ketika para pegawai pemerintah berdatangan di kantor pada pagi hari. Di kantor tersebut terdapat pula banyak warga yang ingin mengurus administrasi.

"Serangan terjadi hanya beberapa jam sebelum pembukaan sidang kasus pembunuhan Hariri di Den Haag," tambah Muir.

Ledakan bom pada Kamis, 16 Januari ini, juga tercatat sebagai serangan terbaru dari serangan pengeboman dengan sasaran daerah-daerah yang mendukung Hisbullah.

Empat orang, yang diadili secara in absentia, didakwa membunuh mantan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri.

Hariri merupakan salah satu dari 24 orang yang tewas dalam ledakan bom dahsyat di Beirut sembilan tahun lalu.(bbc/bhc/rby)



 
Berita Terkait Lebanon
 
• Ledakan 'Non-Nuklir Terbesar' Beirut 'Hhancur Separuh Kota dan Picu Krisis Kemanusiaan'
 
• Ledakan Dahsyat Lebanon: Puluhan Meninggal, Ribuan Luka-luka, 'Seluruh Beirut Terhantam, Orang-orang Berlumur Darah'
 
• Didemo 2 Pekan Penuh, Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri Mengundurkan Diri
 
• Sebuah UXO Berhasil Ditemukan Patroli Indobatt
 
• Serangan Bom di Lebanon Tewaskan Empat Orang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]