Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Serangan Bom Tewaskan 46 Orang di Irak
Monday 26 Aug 2013 15:44:06

Warga melintasi sebuah mobil yang terkena bom di Baquba, Irak.(Foto: Ist)
IRAK, Berita HUKUM - Rangkaian serangan bom di berbagai daerah di Irak menewaskan setidaknya 46 orang, demikian dikatakan kepolisian dan petugas medis setempat.

Area yang terkena dampak paling parah adalah Baghdad dan pusat kora Baquba, yang mengalami beberapa kali ledakan.

Tindak kekerasan yang terjadi sepanjang bulan Ramadan -yang berakhir awal Agustus- telah menewaskan lebih dari 670 orang, termasuk puluhan yang tewas dalam hari raya Idul Fitri.

Meningkatnya jumlah korban terjadi di tengah ketegangan antara Muslim Sunni dan Syiah.

Sunni mengatakan mereka yang terpinggirkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Nouri Maliki, seorang pemimpin dari Syiah.

Pos pemeriksaan palsu

Di Baquba, ada laporan yang mengatakan terjadi empat pemboman, dua di antaranya dikatakan ditargetkan di acara pernikahan Syiah.

Beberapa ledakan lain -dengan mobil dan bom di tepi jalan- dilaporkan terjadi di Baghdad, salah staunya di dalam warung kopi. Setidaknya sembilan orang meninggal dunia.

Selain itu, setidaknya empat orang dilaporkan tewas dalam sebuah ledakan bom mobil di kota Balad, sebelah utara ibukota.

Lima tentara tewas ketika kendaraan mereka ditembaki setelah berhenti di sebuah pos pemeriksaan palsu di dekat kota Mosul, kata polisi.

Beberapa orang tewas dalam serangan yang berbeda di kawasan yang sama, salah satunya anggota dari minoritas Shabak yang tinggal dekat perbatasan dengan Turki.

Serangan-serangan sektarian telah menewaskan lebih dari 4.000 orang tahun ini, dengan Provinsi Baghdad yang terkena dampak terburuk.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]