Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Bank Dunia
Seperempat Makanan Dunia Terbuang
Friday 28 Feb 2014 03:45:29

Di negara-negara maju, konsumen yang menjadi penyebab banyaknya makanan yang terbuang.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Laporan Bank Dunia mengatakan antara 25% hingga 33% makanan yang diproduksi di dunia terbuang atau hilang.

Di kawasan Amerika Utara, penyebab terbesar adalah para konsumen sendiri sedangkan di Afrika, sebagian besar pangan hilang ketika dalam proses produksi atau pemrosesan.

Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, mengatakan pemborosan seperti itu memalukan karena jutaan orang lain di dunia setiap malamnya tidur dengan perut kelaparan.

"Jutaan orang di dunia tidur kelaparan setiap malam dan jutaan ton makanan dibuang di tempat sampah atau terbuang dalam perjalanan ke pasar," tegasnya.

Di wilayah-wilayah yang dilanda kekuarangan gizi -seperti Afrika dan Asia Selatan- kehilangan pangan itu setara dengan 400 hingga 500 kalori per orang per hari.

Sementara di kalangan negara-negara maju, tingkatnya lebih tinggi dengan mencapai 750 hingga 1.500 kalori. Gejala terbuangnya makanan, khususnya di negara-negaraKlik maju, sudah menjadi keprihatinan dalam beberapa waktu belakangan.

Di Amerika Serikat dan Inggris, misalnya, rata-rata setiap keluarga yang terdiri dari empat orang, membuang makanan senilai US$1,600 atau sekitar Rp10,6 juta setiap tahunnya.

Laporan Bank Dunia ini menyarankan beberapa jalan keluar untuk mengurangi terbuangnya makanan adalah dengan mengubah perilaku konsumen.

Selain itu juga diperlukan peningkatan teknik-teknik pertanian dan investasi untuk pengangkutan dan penyimpanan.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Bank Dunia
 
• Seperempat Makanan Dunia Terbuang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]