Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kesetrum Listrik
Seorang Remaja Tewas Tersengat Listrik
Saturday 06 Oct 2012 19:33:34

Ilustrasi (Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Seorang remaja pekerja dipabrik pencucian plastik, tewas tersengat listrik. Meski korban sempat dibawa kerumah sakit, namun nyawa korban bernama yang Adi Saputra (17) ini tak tertolong lagi, Jumat (5/10), sekitar pukul 20.00 Wib.

Informasi yang dihimpun dirumah duka, Jalan Selambo, Gang Gesang, Desa Amplas Kebon, Kecamatan Percut Seituan, Adi disebutkan sedang istirahat ketika usai main bola di halaman pabrik tempat dia bekerja itu. Entah bagaimana, tangan kiri anak ke 2 dari 6 bersaudara dari pasangan Zulfian dan Mak Ayu ini tersetrum. Dalam beberapa detik saja, Adi terhempas tak sadarkan diri. Lalu teman - temannya menghubungi keluarga Adi tentang kejadian itu.

Mendengar kabar duka itu, Zulfian langsung datang ke pabrik milik seorang yang disebut - sebut bermarga Silaen ini dan mendapati anak kesayangannya tergeletak di tanah.

"Waktu itu, Adi tergeletak di lantai. Aku lihat dia udah ngorok. Tapak tangan kirinya ada luka bakar. Trus dibilang mamaknya bawa ke rumah sakit Estomihi. Ku bawalah ke sana", kata Zulfian dengan wajah sedih.

Sesampainya di rumah sakit, Adi langsung dibawa ke ruang ICU. Namun dokter setempat mengatakan nyawa Adi sudah tak tertolong lagi.

"Kami masih gak percaya, tapi dokter tetap bilang kalau anak saya sudah meninggal", kata Zulfian lagi.

Kepergian Adi merupakan pukulan telak bagi keluarga. Pasalnya, selain disayang keluarga dan neneknya, Adi juga dikenal anak yang rajin. Kenangan itu membuat ibunya yang biasa dipanggil 'Mak Ayu' oleh tetangga ini tak henti - hentinya meratapi kepergian anaknya.

"Tadi siang dia senyum - senyum naik mobil dari pabrik itu. Tapi sekarang dia udah gak ada lagi", kata Mak Ayu.

Tak lama kemudian, petugas Identifikasi Polresta dan Polsek Percut Seituan datang ke rumah duka. Setelah mengambil sidik jari, selanjutnya keluarga menandatangani surat pernyataan agar mayat tidak diautopsi.(bhc/fiq)


 
Berita Terkait Kesetrum Listrik
 
Warga Aceh Utara Tewas Kesetrum Listrik di Kebun Gambas
 
Kesetrum Listrik Saat Perbaiki Toren Air, Seorang Buruh Tewas
 
Hilang 6 Jam, Kakek 65 Tahun Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik
 
Seorang Remaja Tewas Tersengat Listrik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]