Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Lapas
Semua Elemen Lapas Wajib Lakukan Pembenahan Reformasi Hukum
2017-03-31 12:52:34

Menkumham Yasonna H Laoly, usai memimpin Apel Siaga sekaligus memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (31/3).(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly, memimpin Apel Siaga yang bersemboyan 'Kami Kerja, Pasti Bersih Melayani' dan mengangkat tema 'Membangun Integritas Melalui Revolusi Mental' ini dalam upaya memberantas segala bentuk penyimpangan terutama pada narkoba dan pungli yang sering terjadi di lapas. Apel digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (31/3).

Apel ini sekaligus untuk memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-53 tahun 2017. Adapun puncak hari Bhakti Pemasyarakatan akan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2017 mendatang. Pelaksanaan Apel Siaga dilaksanakan di seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan, Adapun lokasi Apel Siaga lainnya dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang ditunjuk di masing-masing propinsi seluruh Indonesia.

Dalam apel ini Menkumham Yasonna menekankan semua elemen lapas wajib melakukan pembenahan melalui reformasi hukum.

"Sebagai institusi penegak hukum, kita wajib melakukan pembenahan melalui upaya reformasi hukum dengan melakukan pemberantasan pungli, narkoba," kata Yasonna saat ditemui di Apel Siaga.

Yasonna mengatakan pembenahan ini dilakukannya dalam upaya membangun integritas. Selain itu ia juga mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan untuk berbenah diri, serta menyatukan tekad bulat dalam pemberantasan narkoba.

"Saya ingin terutama terkait peredaran narkotika dan pungutan liar masih juga terjadi, hal ini terjadi karena rendahnya Integritas. Maka apel siaga ini sebagai momentum untuk kita," ujarnya.

Yasonna juga menjelaskan, Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) wajib melakukan penggeledahan secara konsisten kepada siapapun, dan apapun yang melewati pintu utama.

"Sebagai institusi penegak hukum kita wajib melakukan pembenahan melalui upaya reformasi hukum dengan melakukan pemberantasan pungli dan peredaran gelap narkotika agar menjadikan pemerintah yang bersih, jujur, adil, serta meningkatkan kemajuan bangsa dan negara dibidang hukum dengan melakukan pembenahan secara komperhensif dan nyata terhadap pesoalan-persoalan yang saat ini membelenggu jajaran Pemasyarakatan," jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K Dusak, menilai diperlukan gerakan revolusioner untuk membangun mental setiap petugas Pemasyrakatan agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai esensial yang meliputi etos kerja, motivasi berorestasi, disiplin, taat hukum dan aturan.(bh/yun)

Share : |

 
Berita Terkait Lapas
Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan Suami Inneke Koesherawati Kena OTT KPK
Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Harus Bebas Alat Telekomunikasi
Kerusuhan Lapas Lambaro Banda Aceh karena SOP Tidak Berjalan Baik
Menteri Kehakiman Jepang Terkesan Hasil Kerajinan Warga Binaan Lapas Cipinang
Dirjen Pemasyarakatan: Lapas Kita Belum Sanggup Penuhi Kebutuhan Biologis Narapidana
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pembangunan Jembatan dari Dana Desa Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Baik
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania
Petugas BLH Cepat Tanggap Demi Kaur Bersih dan Indah
Rencana Pembongkaran Masjid di Cina oleh Aparat 'Mengancam Perdamaian'
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]