Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Polda Gorontalo
Selamatkan Bumi, Polda Gorontalo Gelorakan Gerakan Penghijauan
2020-01-03 20:24:31

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil Saat Menanam Pohon Di Lingkungan SPN Tabongo (Foto: BH /ra)
GORONTALO, Berita HUKUM - Disadari atau tidak, saat ini kita dihadapkan pada perubahan cuaca yang cukup ekstrim, Hutan sebagai penyaring gas karbondioksida dan penghasil oksigen juga semakin habis sehingga tercipta efek rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global. Lahan kritis di sekitar kita terus bertambah seirama dengan perkembangan ekonomi dan pertambahan jumlah penduduk.

Beberapa kejadian bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi seolah datang silih berganti, menjadikan bukti bahwa alam telah murka akibat keserakahan manusia yang terus-menerus melakukan aktifitas penebangan hutan, aktifitas penambangan, dan aktifitas lain yang menimbulkan kerusakan alam.

Menyikapi hal ini, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M,Phil Jumat (3/1/2020) pukul 08.00 Wita, menggelar kegiatan penyelamatan bumi melalui kegiatan gerakan penghijauan yang di awali dengan penanaman pohon di halaman SPN Polda Gorontalo.

"Pagi ini kita lakukan penyelematan bumi melalui kegiatan Polisi Peduli Penghijauan, kita awali di lingkungan SPN Polda Gorontalo ini dengan menanam 1000 pohon berbagai jenis bantuan dari Pemerintah, ada tanaman buah, hingga tanaman langka khas Sulawasi seperti Eboni. Gerakan Polisi Peduli penghijauan ini tidak hanya dilaksanakan di SPN namun dilaksanakan di seluruh jajaran kepolisian baik Polda hingga Polres dan Polsek. Penghijauan ini penting dilakukan guna menangani krisis lingkungan," ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan bahwa dengan menanam 1 pohon, berarti telah peduli dengan anak dan cucu generasi yang akan datang.

"Satu Pohon yang kita tanam, berarti kita telah peduli dengan anak cucu kita. Dengan menanam pohon banyak sekali manfaat yang akan diperoleh, bisa manambah produksi oksigen, mengurangi CO2 dan polutan lainnya, jika tanaman buah, bisa dimanfaatkan buahnya, dengan penghijauan kita bisa terhindar dari bahaya banjir, tanah longsor/erosi. intinya jika kita sayangi alam kita, maka alam pun akan sayang kepada kita,oleh karena itu mari hijaukan lingkungan kita," imbau Wahyu.

Sementara itu Kabid Humas Polda Gorontalo menambahkan bahwa Program Polisi Peduli Penghijauan merupakan gagasan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, MSi. yang dilaksanakan di seluruh jajaran kepolisian.

"Kegiatan Polisi peduli penghijauan ini merupakan gagasan dari Kapolri sebagai wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan hidup, yang mana harus dirawat dan di jaga kelestariannya agar bisa dimanfaatkan oleh anak cucu kita di masa yang akan datang, selain itu dengan banyaknya bencana yang terjadi yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan, menuntut kepedulian bersama untuk menata kembali lingkungan, salah satunya dengan penghijauan mulai dari lingkungan rumah, kantor, dan lingkungan lainnya," ujar Kabid Humas.

Kabid humas menambahkan bahwa kegiatan Polisi peduli penghijauan ini tidak hanya dilaksanakan sekali namun akan terus digelorakan.

"Kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja namun akan terus digelorakan, baik di lingkungan Kepolisan mulai Mako, Asrama, juga lingkungan Pemda, sampai tingkat Desa, kita ingin semuanya ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Kabid Humas.(bh/ra)


 
Berita Terkait Polda Gorontalo
 
Kapolda Gorontalo Mendukung Program Presiden dan Kapolri, Terutama Pembangunan Infrastruktur
 
Jelang Akhir Masa Jabatan Kapolda Gorontalo, Wahyu Widada Berikan Pesan Moral Kepada Seluruh Personel Polres
 
Kapolda Gorontalo Brigjen Wahyu Widada Digantikan Brigjen Pol Drs Adnas, M.Si
 
Brigjen Wahyu Widada, Kapolda dengan Segudang Prestasi
 
Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Pasal-pasal Oligarkis yang Penuh Konflik Kepentingan Pebisnis Tambang dan Energi Kotor di UU Cipta Kerja
Polisi: Diduga Cai Changpan Memilih Bunuh Diri karena Terdesak
Siap Demo Besar- besaran, 5 Ribu Mahasiswa Bakal Kepung Istana Besok
UU Cipta Kerja: Mendobrak Kelambanan Birokrasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?
PKS Sesalkan UU ITE Dijadikan Dasar Penetapan Tersangka Aktivis KAMI
Indonesia Masuk Top 10 'Tukang Utang', Iwan Sumule: Kalau Kata Jokowi, Masih Lebih Baik Dari Negara Lain
Presidium KAMI Harus Turun Tangan Membela 3 Petinggi KAMI Yang Ditangkap Polisi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]