Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Tsunami
Selain Makassar, Balikpapan Juga Ditetapkan sebagai Tempat Evakuasi Korban Gempa - Tsunami
2018-10-03 04:02:35

Tampka kondisi kehancuran lokasi yang terdampak akibat gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah.(Foto: Istimewa)
BALIKPAPAN, Berita HUKUM - Selain Kota Makassar di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dijadikan tempat tujuan evakuasi para korban Gempa dan Tsunami di Palu, Donggala, Kota Balikpapan di Kalimanyan Timur (Kaltim) juga akan menjadi daerah penyangga penanggulangan bencana gempa dan tsunami Palu.

Melihat letak geografis daerah yang dinilai mendukung karena dari jarak yang dinilai dekat, membuat pemerintah pusat memilih kota Balikpapan sebagai daerah evakuasi kedua korban bencana selain kota Makassar.

"Nanti malam Panglima TNI dan Kapolri akan mendarat di Balikpapan untuk rapat koordinasi penanggulangan bencana Palu, Menunjuk Balikpapan sebagai daerah penyangga penanggulangan bencana Palu," ujar Kapendam VI Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino, Selasa (2/10).

Terkait banyaknya informasi yang simpang siur terkait bencana di Palu dan Donggala, Dino berharap agar masyarakat tak begitu langsung percaya. Harus dikroscek dan teliti benar apabila menerima informasi.

"Kodam VI dan Polda Kaltim akan mendirikan media center di ruang VIP Pemda untuk bisa memberikan informasi akurat dan terkini agar tidak ada kesimpangsiuran berita," jelasnya.

Saat ditanya berapa jumlah pengungsi korban gempa Palu di Balikpapan, Dino belum bisa berikan keterangan.

"Jumlah total pengungsi masih di data oleh pihak TNI AU," ujarnya.

Sementara, Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heryandi membenarkan bahwa Selasa (2/10) Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan tiba di Balikpapan bersama Panglima TNI, Menkopolhukam dan Menkes melakukan pertemuan, salah satunya membahas upaya mitigasi dan evakuasi bencana gempa dan tsunami Palu.

Informasi yang beredar Selasa (2/10) pukul: 03.00 Wita waktu subuh tadi ada sekitar100 orang korban gempa dan tsunami Palu menggunakan kapal Beacukai ditampung di Aula Kantor Beacukai Balikpaoan.

Disusul pukul 14.00 Wita siang hari tiba 300 orang dari Palu dengan pesawat Hercules dan ditampung di Aula Kantor Auri. Demikuan juga pesawat Susi Air dengan membawa pasien yang luka dan langsung dirawat di Rumah Sakit Daerah kota Balikpapan.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]