Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Sekitar 200 Tewas, Badai Tembin Menyapu Wilayah Mindanao Filipina
2017-12-25 19:37:41

Badai tropis Tembin menyapu wilayah Filipina.(Foto: Istimewa)
FILIPINA, Berita HUKUM - Tim SAR sedang mencari korban badai tropis di Filipina selatan yang menewaskan sekitar 200 orang akibat tanah longsor dan banjir bandang.

Tim SAR belum menjangkau beberapa daerah yang terkena dampak di pulau Mindanao.

Sekitar 150 orang masih hilang setelah Badai Tembin menyapu wilayah tersebut, dan 70.000 lainnya mengungsi dari rumah mereka.

Upaya penyelamatan terhambat akibat hujan deras terus-menerus, padamnya listrik dan jalan yang terhadang.

Pada Minggu dini hari , Badai Tembin, yang dikenal sebagai Vinta di Filipina, berada di sebelah selatan Kepulauan Spratly, menuju Vietnam selatan. Kekuatan badai semakin besar, dengan kecepatan angin maksimum 120km/jam.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan bahwa dia merasa sedih dengan tewasnya warga, menambahkan bahwa PBB siap untuk membantu.

Ada kekhawatiran korban tewas akan bertambah.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan mengunjungi komunitas yang terkena dampak Badai Tembin pada hari Minggu.

Filipina merupakan negara yang secara berkala dihantam badai tropis yang mematikan. Namun Mindanao kawasan Filipina Selatan yang sebagian besar penduduknya Muslim, tidak sering mengalaminya.

Map
Image captionPosisi perkitraan badai Tembin pada Sabtu pukul 19 WIB, mengarah ke barat.

Para pejabat penanggulangan bencana, dikutip oleh media Filipina, Rappler, mengatakan setidaknya jatuh 127 korban tewas di Lanao del Norte, sekitar 50 tewas di Zamboanga del Norte dan setidaknya 18 tewas di Lanao del Sur.

Di kota Tubod yang berada di Lanao del Norte, perwira polisi setempat Gerry Parami mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa setidaknya ada 19 orang tewas.

"Sungai meluap dan sebagian besar rumah di desa Dalama diterjang air bah dan hanyut. Desa sudah tidak ada lagi," kata Gerry parami dari kepolisian kota Tubod.

Ia mengatakan, para relawan berusaha mengeluarkan lumpur untuk mencoba mencari jenazah penduduk desa.

Storm Tembin hits Davao, MindanaoHak atas fotoAFP
Image captionPara petugas penyelamat berusaha mengungsikan warga di Davao, Mindanao.

Seorang pejabat lain mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya 10 orang tewas di kota Piagapo, 10km dari Tubod.

"Kami telah mengirim tim penyelamat namun mereka kesulitan untuk mencapai kawasan yang terkena bencana karena (dihalangi) bebatuan," kata pejabat itu, Saripada Pacasum.

Residents evacuate to a safer place in Kabacan, North Cotabato, on the southern island of Mindanao on December 23, 2017,Hak atas fotoAFP
Image captionWarga mengungsi ke tempat yang lebih aman di Kabacan, Cotabato Utara di selatan Mindanao.

Korban tewas juga dilaporkan terjadi di kota Sibuco dan Salug.

Selain akses yang sulit karena bebatuan raksasa dan lumpur, terputusnya listrik dan jalur komunikasi menghambat upaya penyelamatan.

Storm Tembin hits Davao, MindanaoHak atas fotoAFP
Image captionPuluhan orang masih hilang, dan korban tewas dicemaskan bisa bertambah.

Seminggu yang lalu, badai tropis lainnya, Kai-Tak, melanda Filipina tengah, menewaskan puluhan orang.

Wilayah itu masih belum sepenuhnya pulih dari Topan Haiyan yang menerjang tahun 2013, yang menewaskan lebih dari 5.000 orang dan berdampak terhadap jutaan orang.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
• Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
• Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
• 10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
• Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
• Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]