Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Buruh
Sekber Buruh Demo DPR RI Tolak RUU Kamnas
Tuesday 04 Dec 2012 15:26:02

Anggota DPR RI, Ahmad Yani dari Fraksi PPP saat keluar menemui para pendemo, namun akhirnya ditolak, Selasa (4/12).Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ribuan massa kaum buruh dari Sekber Buruh Jababeka, setelah melakukan aksi di depan Mabes Polri siang tadi, kini melanjutkan aksi demonya di depan Gedung DPR RI Senayan Jakarta.

Dalam aksi di depan gedung wakil rakyat ini, buruh kembali melakukan aksi serta orasi mimbar bebas dan membentangkan spanduk besar yang bertuliskan "Negara Gagal Mengawal Demokrasi dan Mensejahterahkan Rakyat". Buruh ini juga melakukan tarian buruh dan bersorak sorai sambil mengelilingi mobil Komando.

Ketika orasi berlangsung, 2 anggota DPR RI Ahmad Yani dari Fraksi PPP dan Wan Abu Bakar dari Fraksi PKS sempat keluar dan mencoba menemui pendemo, namun akhirnya ditolak dan tidak bersedia diberi kesempatan oleh pendemo untuk menerima tuntutan pendemo.

Ahmad Yani mengatakan bahwa, "tadi sudah ada yang menghubungi dari temen-temen di luar dan siap menerima kalau tidak bersedia berdialaog, ya tidak apa-apa kami masuk karena didalam kami juga bekerja untuk kepentingan Rakyat Indonesia", ujar Ahmad Yani sambil meninggalkan pendemo dan kembali ke dalam gedung DPR RI.

Hingga berita ini diturunkan pendemo masih berorasi dan meminta agar RUU Kamnas dibatalkan dari penggodokan yang dilakukan saat ini di Gedung DPR RI:

1. Tolak RUU Ormas dan RUU Kamnas
2. Tangkap dan adili pengusaha yang tidak menjalankan UU dan Anti Serikat.
3. Tarik Polisi dan TNI dari Konflik Perburuhan dan Konflik Rakyat
4. Cabut UU PKS dan UU Intelejen
5. Tolak Permen 19/2002 dan Hapus Outsourching
6. Tolak Politik Upah Murah
7. Stop Kriminalisasi, Bebaskan Aktivis buruh dan Rakyat

Aksi buruh di depan gedung DPR RI ini tidak memacetkan arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI, jalan Gatot Subroto Senayan Jakarta. Arus Lalu lintas terpantau lancar dan seperti biasa ribuan buruh terlihat melakukan aksi dengan tertib dan kebanyakan dari mereka melakukan aksi duduk di sepanjang trotoar di depan gedung DPR RI Senayan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]