Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu 2014
Sejumlah Petinggi Partai Hadiri Pengundian Nomor Urut Partai Pemilu 2014


Sejumlah Petinggi Partai Hadiri Pengundian Nomor Urut Partai Pemilu 2014.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 dihadiri sejumlah petinggi parpol. Ada 10 parpol yang lolos untuk bersaing di Pemilu 2014. Para petinggi partai yang hadir adalah Aburizal Bakrie (Golkar), Anas Urbaningrum dan Edi Baskoro Yudhoyono (Demokrat), Sutanto (Hanura), dll.

Para pimpinan itu tampak akrab dan saling sapa antar petinggi Partai. Selain yang sudah disebutkan di atas, hadir pula Muhaimin Iskandar (PKB), Hatta Rajasa (PAN), dan petinggi partai lainnya yang lolos untuk bersaing di Pemilu 2014. Sebelum acara dimulai, para tamu rapat pleno menyanyikan lagu Kebangsaaan Indonesia Raya.

Rapat ini menjadi sejarah keberlangsungan sejarah bangsa Indonesia untuk pemimpin berikutnya. Dalam sambutan sebelum dimulai pengundian nomor, ketua umum KPU mengatakan, "Selamat pada 10 partai politik peserta Pemilu 2014. Kami inginkan dalam ruang yang sangat besar, tapi karena keterbatasan gedung, kami berharap pimpinan partai dapat memaklumi. Rapat 17 ayat 4 tentang Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat, dewan perwakilan rakyat daerah, dewan daerah," kata ketua KPU, Husni Kamil Manik.

Berikut 10 parpol yang lolos di pemilu 2014 PAN, PDIP, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura, PKS, PKB, PPP dan Partai NasDem. Kami berharap pemilu 2014 bisa bagus dan bisa memberikan situasi yang kondusif. "Dengan demikian sidang dibukan untuk umum," tambahnya sambil mengetuk palu.(bhc/din)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]