Selanjutnya," /> BeritaHUKUM.com - Sejak E-Tilang, Ada 56.111 Pelanggar Terjaring di Polda Metro Jaya

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
E-Tilang
Sejak E-Tilang, Ada 56.111 Pelanggar Terjaring di Polda Metro Jaya
2017-02-06 18:53:07

Tampak saat Polisi menilang pengendara motor.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejak diberlakukan tilang elektronik (e-tilang) pada 16 Desember 2016, ada sekira 56.111 pelanggar yang terjaring di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Penindakan relatif cukup tinggi, sudah mencapai 56.111," ucap Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Senin (6/2).

Selanjutnya, Budiyanto menjelaskan saat ini masih banyak masyarakat belum memahami penindakan e-tilang sebagai sistem baru yang diterapkan pihak kepolisian.

"Karena e-tilang adalah sistem baru, selama proses berjalan dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan, karena masih ada kendala, baik eksternal maupun internal," tutur Budiyanto.

Mengenai kendalanya adalah banyak pelanggar yang belum memiliki fasilitas transaksi perbankan berbasis online.

Bagi masyarakat yang ingin membayar denda menggunakan e-tilang, maka diharuskan terlebih dahulu membayar denda maksimal Rp500 ribu yang nantinya diputuskan oleh pengadilan. Jika nantinya ada uang sisa, maka akan dikembalikan ke pihak yang bersangkutan.

"Bagi yang memiliki fasilitas perbankan langsung dapat menitipkan denda ke bank yang sudah ditunjuk. Walaupun nanti pada akhirnya ada penetapan denda nominal. Saat denda nominal lebih kecil, sisanya dapat diambil atau dikembalikan," ungkap Budiyanto.(bh/as)


 
Berita Terkait E-Tilang
 
• Dirlantas Polda Metro: E-TLE di Jalan Tol Berlaku untuk Semua Kendaraan, Termasuk Plat Khusus
 
• Kapolri Resmi Luncurkan E-TLE Nasional Tahap 1 di 12 Polda
 
• Korlantas Polri Siap Luncurkan E-TLE Nasional
 
• Diresmikan Kapolda Metro, E-TLE Mobile Akan Rekam Pelanggar Lalu Lintas di Lokasi Rawan
 
• Silaturahmi ke Mahkamah Agung, Kapolri Bahas Tilang Elektronik E-TLE
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]