Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Razia Lalin
Sehari Razia, 2.671 Pelanggar Lalin Terjaring
Monday 03 Dec 2012 16:24:24

Operasi Zebra Jaya oleh aparat Kepolisian.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 2.671 orang pelanggar lalu lintas berhasil dijaring dalam Operasi Zebra Jaya. Padahal razia itu digelar hanya beberapa jam pada hari Minggu (2/12) kemarin, dan Operasi Zebra Jaya ini dilakukan di 12 titik saja di wilayah Polda Metro Jaya.

Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budianto dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, sebanyak 569 di antaranya ditilang. Sementara sisanya, 2.122 pelanggar diberikan teguran atau peringatan. Sedangkan barang buktinya berupa 211 lembar Surat Izin Mengemudi (SIM), 347 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 10 unit motor dan 1 unit mobil.

Dari 569 pelanggar, 14 pelanggaran dilakukan oleh pengemudi bus, 68 kasus dilakukan pengemudi mikrolet, 12 kasus pelanggaran dilakukan pengemudi metromini. Selain itu, 23 kasus pelanggaran dilakukan pengemudi taksi, 27 pelanggaran dilakukan pengemudi kendaraan barang dan 76 pelanggaran dilakukan oleh pengemudi kendaraan pribadi serta pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara motor.

"Adapun, jenis pelanggaran yang dilakukan mulai dari melawan arus, tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah, menerobos jalur busway, menaikkan dan menurunkan penumpang, dan lain sebagainya," kata AKBP Budianto.

Dilaporkan kecelakaan yang terjadi selama operasi kemarin mencapai 10 kasus. Jumlah korban kecelakaan mencapai 13 orang terdiri dari 2 orang tewas, 2 orang luka berat dan 9 lainnya luka ringan dan kecelakaan tersebut menimbulkan kerugian materi sebesar Rp 21.850.000.

Operasi Zebra Jaya 2012 ini akan digelar hingga 11 Desember 2012. Sasarannya adalah segala jenis pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.(mbs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Razia Lalin
 
Samsat di DKI Jakarta Gelar Razia Gabungan Penunggak Pajak
 
Polda Metro Jaya Siap Menggelar Operasi Cipta Kondisi Guna Mengantisipasi Tawuran, Trek-trekan dan Terorisme
 
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2017 Selama 21 Hari
 
Dua Minggu Operasi Patuh Jaya, 107.870 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
 
Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]