Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Polri
Sebanyak 3.351 Personil Polda Metro Jaya Naik Pangkat
Tuesday 31 Dec 2013 15:22:53

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya Hari ini, Selasa (31/12) menaikan pangkat para personilnya sebanyak 3.351 naik pangkat satu tingkat lebih tinggi. Pemberian pangkat ini terdiri dari kenaikan pangkat reguler dan bentuk penghargaan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, kenaikan pangkat ini mulai dari Brigadir, perwira pertama (Pama) hingga perwira menengah (Pamen).

Anggota polisi yang menerima kenaikan pangkat dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Komisaris Besar (Kombes) sebanyak 1 orang, Komisaris Polisi (Kompol) menjadi AKBP sebanyak 46 orang, pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) menjadi Komisaris Polisi (Kompol) 74 orang.

Selanjutnya dari pangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) naik menjadi AKP sebanyak 89 orang, pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) menjadi Inspektur Polisi Satu (Iptu) sebanyak 82 orang, dan dari pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) menjadi Ipda ada 36 orang.

Di golongan brigadir, anggota berpangkat Ajun Inspektur Dua (Aipda) menjadi Aiptu ada 151 orang, pangkat Brigadir Kepala (Bripka) menjadi Aipda 361 orang, pangkat Brigadir menjadi Bripka ada 383 orang, pangkat Briptu ke Brigadir ada 1.511 orang, dan pangkat Bripda ke Briptu ada 617 orang.(bhc/put)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]