Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Korea Selatan
Satelit Korsel Berhasil Kirim Data
Thursday 31 Jan 2013 22:52:13

Peluncuran Satelit oleh Korsel.(Foto: Ist)
KOREA SELATAN, Berita HUKUM - Korea Selatan mengatakan satelit yang diluncurkan pada Rabu (30/1) lalu telah melakukan kontak dengan stasiun di Bumi dan mengirimkan data.

Peluncuran satelit Korea Selatan ini merupakan upaya pertama yang berhasil menempatkan roket buatan sendiri ke orbitnya.

Satelit, yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai iklim, melakukan kontak pertama pada Kamis pukul 03:27 waktu setempat.

Peluncuran satelit itu tertunda selama dua kali karena masalah teknis, peristiwa ini terjadi beberapa pekan setelah Korea Utara sukses menempatkan satelitnya di orbit.

President Lee Myung-bak menyambut baik "langkah pertama era ilmu pengetahuan luar angkasa yang penting".

"Kita harus membuat kesempatan ini untuk meningkatkan derajat kekuatan nasionalm" ujarnya.

Roket, yang diluncurkan dari Pusat Luar Angkasa Naro Space Center pada Rabu (30/1) sore waktu setempat, dibuat melalui kerjasama kemitraan dengan Rusia. Dua satelit sebelumnya gagal diluncurkan pada 2009 dan 2010.

Korea Selatan kini berencana untuk membuat roket buatan sendiri.

Sejauh ini belum ada reaksi dari Korea Utara, yang sebelumnya dikecam oleh PBB karena meluncurkan roket.

"Korea Utara tak seharusnya melihat (peluncuran roket oleh Korsel) sebagai ancaman karena mereka juga dapat menikmati transparansi tentang program yang kita miliki, yang berbeda dengan tindakan Korea Utara," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Korea Selatan
 
• Rakyat Korsel Memilih Presiden Beraliran Liberal, Moon Jae-in
 
• Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye Ditangkap
 
• Presiden Korea Selatan Resmi Dimakzulkan, Bagaimana Kasusnya?
 
• Parlemen Korsel Memakzulkan Presiden Park Geun hye
 
• Pesawat Pemburu Stealth AS Diterbangkan ke Korsel
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]