Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PPP
Sandiaga Uno Resmi Kader Partai Persatuan Pembangunan
2023-06-14 22:09:05

Tampak Sandiaga Salahuddin Uno didampingi jajaran DPP PPP saat memberikan keterangan pers usai bergabung dan menjadi kader resmi dari partai berlambang Ka'bah.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sandiaga Salahuddin Uno resmi menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menteri Pariwisata ini dinyatakan sah bergabung setelah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan jas hijau berlogo PPP.

Dua atribut resmi partai itu diserahkan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, di Kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu (14/6).

"Alhamdulillah hari ini saya diterima di keluarga besar PPP," ucap Sandiaga Uno kepada media.

Sandiaga menyampaikan, alasan dirinya memilih gabung di PPP karena mempunyai kesamaan visi dan misi yakni, memperjuangkan ekonomi masyarakat.

"Saya akan bersama PPP untuk memperjuangkan apa yang saya temui di masyarakat, yaitu menginginkan agar kepemimpinan ke depan memfokuskan kepada isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat kita terutama di bidang ekonomi," ujar Sandiaga.

Meski sudah resmi kader, Sandiaga Uno belum menyandang jabatan strategis di struktural PPP. Jabatan untuk Sandiaga disebut baru akan ditetapkan pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang akan diselenggarakan pada 16 hingga 17 Juni 2023 mendatang.

"Nanti akan ada rapat pimpinan nasional sesuai dengan mekanisme konsitusi PPP yaa. Nanti akan diselenggarakan pada hari Jum'at sampai Sabtu dan seluruh pimpinan di tingkat daerah seluruh Indonesia nanti akan berkumpul di Jakarta nanti untuk menentukan tugas apa yang akan diberikan oleh Pak Sandi," terang Plt. Ketum PPP Muhamad Mardiono.(bh/amp)


 
Berita Terkait PPP
 
Sandiaga Uno Resmi Kader Partai Persatuan Pembangunan
 
Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju sebagai Ketum PPP
 
Putra Mbah Moen dan Ketum PPP Humphrey Djemat Temui Suryadharma Ali
 
PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA
 
Ketum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz Resmi Meletakkan Jabatannya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]