Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pilpres
Sandiaga Uno: Di Bawah Prabowo Sandi Ekomomi Indonesia Tumbuh 6,5 Persen
2019-04-08 21:43:50

MAGETAN, Berita HUKUM - Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, jika diberi amanat melayani masyarakat Indonesia 2019-2024, pertumbuhan ekonomi akan tumbuh enam sampai enam setengah persen dalam waktu dua tahun.

"Kita akan gerakan ekonomi dan meningkatkan pertumbuhannya hingga enam sampai enam koma lima persen dalam dua tahun jika diberikan amanat, In Shaa Allah, melayani masyarakat Indonesia," jelas Sandi di hadapan ribuan simpatisannya di GOR Magetan Jawa Timur, Senin (8/4).

Sandi tiba di GOR Magetan dengan menggunakan baju biru dan bawahan krem. Dia masuk ke GOR diarak dengan Reog Ponorogo. Di iringi musik tradisional, Sandi menuju ke atas panggung.

Para relawan dan simpatisan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu, mereka berlomba untuk mendapatkan swafoto atau sekadar melihat lebih dekat calon wakil presiden nomor urut 02 ini.

Dalam kesempatan itu, Sandi juga menyampaikan salam dari Prabowo Subianto, kalau fokus pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 02 adalah ekonomi.

"Ekonomi yang memastikan harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau, ketersedian dan penciptaan lapangan kerja. Kami punya program yang cukup berhasil yakni OK OCE. Di DKI Jakarta, program ini berhasil menurunkan angka pengangguran dua puluh ribu orang. Dan tentu saja Rumah Siap Kerja. In Shaa Allah dalam lima tahun, akan menurunkan pengangguran sebanyak dua juta orang selama lima tahun," ucap Sandi.(ps/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]