Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
2018-02-23 22:07:07

Samsung Galaxy S9 dan S9 +.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Samsung Electronics akan meluncurkan ponsel pintar barunya, Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus, hari Minggu mendatang.

Peluncuran tersebut dilakukan setelah perusahaan asal Korea Selatan itu mengumumkan laporan pendapatan yang menembus rekor dan juga setelah pembebasan vice chairman perusahaannya, Lee Jae-yong, dari penjara baru-baru ini.

Lee dijatuhi hukuman atas upaya suap terhadap pemerintah dan sempat mengajukan banding, namun ditolak.

Samsung sebelumnya mengalami masalah baterai pada produk Galaxy Note 7 di tahun 2016 yang memaksa perusahaan menarik kembali produknya.

Samsung juga terlibat dalam kasus korupsi besar-besaran yang pada akhirnya melengserkan Presiden Park Guen-hye dari jabatannya.

Namun, produk Samsung Galaxy S8-nya sukses besar di pasaran dan menghasilkan laba bersih lebih dari 42 triliun won (US$39 miliar atau sekitar Rp 532,5 triliun) tahun lalu.

Dilansir dari AFP, ponsel terbarunya yang banyak diunggulkan dari segi kamera itu, akan diluncurkan di Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol. Tampilannya mirip dengan Galaxy S8, namun dengan bingkai bawah yang lebih tipis.

Menurut website teknologi WinFuture, baik Galaxy S9 maupun S9 Plus memiliki kamera dengan kualitas yang jauh lebih baik dengan aperture atau lubang lensa yang mampu mengambil foto sampai 960 frame per detik sehingga mampu membuat video "super slow-motion" atau dengan gerak super lambat.

Ponsel tersebut juga dikabarkan unggul dalam speaker stereo-nya.

Seri ini juga dibekali prosesor yang lebih cepat dan baterai yang bisa bertahan sepanjang hari.

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus juga dikatakan berbeda jauh daripada Galaxy S8 dan S8 Plus dalam urusan display dan perangkat kerasnya. Untuk Galaxy S9 Plus memiliki display 6,2 inci dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB, sedangkan S9 berlayar 5,8 inci, RAM 4 GB, dan ruang penyimpanan 64 GB. S9 Plus juga akan memiliki sistem kamera belakang ganda sedangkan S9 hanya memiliki satu kamera.

Menurut beberapa sumber harganya berkisar; Samsung Galaxy S9 64 GB bakal dijual seharga 8.790 NOK (sekitar Rp 15 juta). Sedangkan Galaxy S9 Plus 64 GB bakal dibanderol harga 9.790 NOK (sekitar Rp 17 juta.(dbs/prm/cnbcindonesia/bh/sya)


 
Berita Terkait Samsung
 
Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]