Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Beyonce
Salah Tanggal Konser, Penggemar Beyonce Kecewa Berat
2016-07-11 11:31:52

Penampilan Beyonce.(Foto: Istimewa)
LONDON, Berita HUKUM - Ini adalah mimpi buruk bagi setiap penggemar. Anda menghabiskan banyak uang untuk melihat penampilan penyanyi favorit, tetapi ketika hari besar itu tiba, Anda baru sadar bahwa konser itu ternyata sudah berlangsung kemarin malam.

Fotografer asal Afrika Selatan, Tammy Daubney mengalaminya Minggu lalu ketika dia menyadari tiket yang dia beli untuk menonton Beyonce di Wembley Stadium, London ternyata untuk hari Sabtu.

Tammy mengatakan, "kami berada di kereta dan saya mengecek aplikasi Ticketmaster di ponsel untuk mengetahui bagaimana dan di mana kami harus mengambil tiket itu. Tapi ternyata saya memiliki tiket yang sudah kadarluasa di akun saya."

Dengan sangat sedih, dia lalu mengungkapkannya di Twitter.
Selang beberapa menit, cuit kekecewaaannya itu telah di-retweet ratusan kali. Banyak orang lalu meresponsnya dengan cara yang mereka pahami- yaitu dengan meme-meme menangis dan lawakan terkait lagu Beyonce.

Pengguna lainnya bersimpati dengan menuliskan pengalaman mereka juga.
Tammy adalah penggemar berat Beyonce yang "selalu memutar lagunya berulang-ulang untuk mengganggu yang lain" dan telah "memutar lagu 'Lemonade' non-stop."

Mengobati kekecewaan, Tammy dan keluarganya lantas mencari atraksi wisata. Foto ini diambil di patung Queen Victoria. Dia mengatakan, "Queen V - tidak terlalu sama dengan Queen Bey".

"Ini menyenangkan tapi tentu saja, bukan Beyonce," simpulnya.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Beyonce
 
Salah Tanggal Konser, Penggemar Beyonce Kecewa Berat
 
Pemusik Beyonce Tuntut Merek Feyonce
 
Beyonce Artis Terkaya Dunia Versi Forbes
 
TIME: Beyonce Orang Paling Berpengaruh
 
Beyonce Batalkan Konser di Belgia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]