Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Napi Kabur
Saat akan Jalani Sidang Tuntutan, Tahanan Wanita Hamil 6 Bulan Kabur dari PN Samarinda
2017-03-07 03:55:15

Ilustrasi. Tahanan Kabur.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Tahanan Kejaksaan Negeri Samarinda yang berada di Rutan Kelas IIA Samarinda berhasil kabur, kaburnya tahanan kali ini yakni tersangka Lina Binti Daeng Sombala (25) yang terjerat kasus narkoba saat agenda sidang hari ini Senin (6/3) untuk mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitriah dari Kejaksaan Negeri Samarinda.

Sumber yang berhasil dihimpun pewarta di PN Samarinda bahwa setelah tahanan datang dari Rutan Sempaja sekitar pukul 12.00 Wita, tersangka Lina yang terkena kasus Narkoba sempat memesan nasi rawon pada kantin PN Samarinda, diduga karena keteledoran petugas dalam melakukan pengawalan Lina diketahui jalan sendiri tanpa beban ke Jalan M Yamin Samarinda dan kabur.

Kaburnya tahanan wanita yang sedang hamil 6 bulan tersebut membuat heboh PN Samarinda, setelah dinyatakan hilang Kejaksaan langsung berkordinasi dengan Kepolisian Polres Samarinda langsung melakukan pencarian, namun hingga malam tiba tanda tanda tahanan wanita yang sedang hamil 6 bulan tersebut ditemukan.

Sementara, Humas PN Samarinda Joko ketika di konfirmasi pewarta BeritaHUKUM.com mengatakan belum mendapat laporan jelas adanya tahanan wanita yang sedang hamil 6 bulan kabur saat di PN Samarinda, saya baru tahu dari teman-teman wartawan, terang Joko.

"Di PN sendiri sudah menyediakan fasilitas lengkap bagi tahanan, tahan dewasa, tahanan wanita juga titipan bagi anak-anak. Jadi adanya tahanan yang kembali kabur tersebut merupakan tanggung jawab Kejaksaan," ujar Joko.

Sedangkan, hilangnya Lina menurut salah seorang hakim di PN Samarinda bahwa, setelah dinyatakan hilang Suami terdakwa datang dan kita melihat CCTV di kantor PN, dalam CCTV tersebut Lina diketahui jalan sendiri menuju jalan M Yamin tanpa mengenakan baju tahanan. Jadi jelas dari CCTV, tidak ada orang yang membantu dia untuk kabur, jelas Sumber.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi baik dari Kejaksaan Negeri Samarinda maupun Kepala Rutan Kelas II A Sempaja Samarinda.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Napi Kabur
 
• Kakanwil dan Kadiv PAS Banten Dicopot terkait Napi Kabur
 
• Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam
 
• Napi WNA Cina Bandar Narkoba Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang
 
• Kaburnya Napi Rutan Sialang Sudah Direncanakan, Menkumham: Daripada Ditangkap, Segera Menyerahkan Diri
 
• Saat akan Jalani Sidang Tuntutan, Tahanan Wanita Hamil 6 Bulan Kabur dari PN Samarinda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]