Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Simulasi Pemilu
SD Al-Azhar Belajar Demokrasi dan Pemilu di KPU
Tuesday 27 Nov 2012 08:48:42

Suasana simulasi pemilihan ketua kelas di SD Al-Azhar, Senin (26/11).(Foto: Ist)
JABAR, Berita HUKUM - Upaya KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu, tidak hanya ditujukan kepada pemilih pemula, tetapi juga terhadap mereka yang tergolong usia dini. Hal itu tergambar ketika siswa dan siswi Sekolah Dasar Islam (SDI) Al-Azhar 20 Cibubur, Jawa Barat, belajar tentang demokrasi dan pemilu di KPU, Senin (26/11).

Sekitar seratus siswa dan siswi menimba ilmu dan pengetahuan tentang pengertian demokrasi, pengertian pemilu, jenis-jenis pemilu, syarat-syarat menjadi pemilih, siapa peserta pemilu, siapa penyelenggara pemilu, sampai bagaimana tata cara memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal paling menarik dan sangat disukai oleh murid-murid yang duduk di bangku kelas VI itu adalah ketika digelar simulasi pemilihan ketua kelas. Mereka berebutan menjadi petugas TPS. Ada yang menjadi petugas KPPS, petugas bilik suara, petugas tinta, petugas keamanan, sampai pencatat rekapitulasi perolehan suara.

Ilham, siswa kelas VI Abu Bakar, yang menjadi kandidat dan memenangkan pemilihan ketua kelas, mengungkapkan ekspresi kegembiraannya. “Pemilihannya enak banget, seru!,” ujarnya polos.

Pelaksanaan pemilu yang luber dan jurdil, secara substansi mungkin belum sepenuhnya dapat dipahami oleh adik-adik itu. Namun, pengalaman dan semangat dalam pemilihan langsung seperti terekam dalam simulasi tersebut, paling tidak akan menjadi sebuah pembelajaran bagi proses demokrasi generasi bangsa pada saatnya nanti. Seperti yel-yel yang mereka teriakkan dengan lantang:

“KPU...Jaya!”, “Pemilu...Yes!”, “Golput...No!”.(kpu/bhc/opn)


 
Berita Terkait Simulasi Pemilu
 
• SD Al-Azhar Belajar Demokrasi dan Pemilu di KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]