Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Rusia
Rusia adalah Ancaman Terbesar Amerika Serikat
Friday 10 Jul 2015 10:10:47

Laksamana Joseph Dunford.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Seorang jenderal yang akan menduduki posisi militer tertinggi Amerika Serikat mengatakan Rusia adalah ancaman terbesar keamanan nasional negaranya. Pada upacara kepastian dirinya menjadi pimpinan Kepala Staf Umum, Laksamana Joseph Dunford mengatakan aksi-aksi Rusia baru-baru ini "pasti bisa dikatakan mengkhawatirkan".

Hubungan AS dan Rusia memburuk sejak Rusia mencaplok wilayah Krimea Ukraina tahun lalu.

Pemberontakan untuk mendukung Rusia di Ukraina timur juga memicu penerapan sanksi Amerika.

"Jadi jika Anda ingin membicarakan sebuah negara yang merupakan ancaman nyata terhadap Amerika Serikat, saya harus menunjuk kepada Rusia," kata Jenderal Dunford kepada para senator hari Kamis (9 Juli).

Sejumlah anggota badan legislatif AS mendesak pihak militer untuk memberikan senjata mematikan kepada pemerintah Ukraina, sebuah tindakan yang Dunford pandang "masuk akal".

"Sejujurnya, tanpa dukungan seperti itu, mereka tidak akan mampu membela diri melawan agresi Rusia," kata Jenderal Dunford.

Sampai sejauh ini, AS hanya memasok senjata tidak mematikan dan pelatihan bagi pasukan Ukraina.

Lebih 6.000 orang tewas dalam perang di Ukraina, yang dimulai pada bulan Maret 2014, antara pasukan pemerintah dan pemberontak pendukung Rusia di wilayah Donetsk timur dan Luhansk.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Rusia
 
Rusia Siap Bercerai dari Uni Eropa Jika Dijatuhi Sanksi
 
Rusia Loloskan RUU Pelarangan Tindakan 'Kurang Ajar' terhadap Pemerintah
 
Rusia akan Usir Diplomat Amerika Serikat sebagai Pembalasan
 
Akhirnya Presiden Trump Ucapkan Selamat kepada Presiden Vladimir Putin
 
Menang Besar Pilpres, Vladimir Putin Presiden Rusia untuk Masa Jabatan Keempat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]