Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Rumah Sindikat Curanmor Digerebek, Tiga Senpi Disita
Wednesday 28 Aug 2013 21:51:54

Kapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara menyita 3 senpi dari rumah sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kampung Pulau Kapuk, Mekar Mukti, Cikarang, Jawa Barat.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara menyita 3 senpi dari rumah sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kampung Pulau Kapuk, Mekar Mukti, Cikarang, Jawa Barat. Petugas menyita tiga senpi dari rumah kontrakan, Ajang Supratna alias Oseng, 43 itu, satu diantaranya pistol rakitan, sisanya dua Air Shoft Gun.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Afrizal mengatakan, penangkapan sindikat curanmor itu berawal dari tersangka Ismi, 23 tahun, yang ditangkap usai beraksi menggasak motor Xeon milik HD, di Teluk Gong, Jalan Teri, Penjaringan, Jakarta Utara. “Pelaku kepergok anggota saat bertugas, setelah dilakukan pendalaman tersangka mengaku rekannya ada di kawasan Cikarang,” kata Kapolsek.

Dipimpin Kanit Reskrim, AKP RM Jauhari, kemudian melakukan pengejaran. Petugas lalu menggrebek rumah kontrakan tersangka Oseng di Kampung Pulau Kapuk, Mekar Mukti, Cikarang. Dari rumah itu petugas menyita 3 pucuk senpi rakitan jenis pistol menggunakan peluru tajam kaliber 5,5 mm, dan dua pistol jenis FN Air Shof Gun menggunakan peluru gotri tembaga.

“Air Sof Gun itu tidak memiliki izin anggota Perbakin. Sementara senpi rakitan itu jenis M16 yang menggunakan peluru tajam 5,5 mm,” ujar Kapolsek.

Selain mengamankan 3 senpi, dua peluru tajam, satu kotak peluru gotri tembaga, juga disita satu set kunci leter T dan tiga sepeda motor, sebagaimana yang dirilis oleh Divisi Humas Mabes Polri, Rabu (28/8).

“Kasus ini masih di kembangkan karena dua rekan pelaku identitasnya . Para tersangka setiap beraksi sudah kita ketahui. Mereka ini beraksi selalu menggunakan senpi dan sudah 30 kali beraksi,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku jerat pasal UU darurat thn 1951 Pasal 1 ayat 1, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan pasal 363 KUHP tentang pencurian ancaman diatas 5 tahun penjara.(dhm/bhc/sya)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]