Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Film
Rogue One: A Star Wars Story Raup Untung Rp3,8 Triliun di Pekan Tayang Perdana
2016-12-21 12:32:49

Bintang film Star Wars, Felicity Jones.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Film Rogue One: A Star Wars Story berhasil meraup keuntungan sebesar $290.5 juta (atau sekitar Rp3,8 triliun) secara global dalam pemutaran perdananya di akhir pekan.

Pasar Amerika Utara menyumbang $155 juta (atau sekitar Rp2 triliun), sekitar setengah dari total penghasilan sementara, menurut analis box office Exhibitor Relations.

Perolehan tersebut telah membuat film yang ditayangkan perdana pada akhir pekan itu menjadi film terlaris kedua di bulan Desember dan memegang rekor di Inggris, Amerika Serikat dan Kanada.

Sebelumnya, Star Wars: The Force Awaken mencatat rekor dengan raihan pendapatan senilai $248 juta (atau sekitar Rp3,3 triliun) di Amerika Utara pada debutnya tahun lalu.

Rogue One telah meraup penghasilan sebesar 16.8 juta Pound Sterling (Rp214 miliar) di box office Inggris sementara di Cina serta Korea Selatan film ini belum dimulai pemutarannya.



Riz AhmedImage copyrightAP
Image captionAktor Inggris Riz Ahmed juga turut bermain dalam film Rogue One.


Paul Dergarabedian, seorang analis comScore, mengatakan melihat keberhasilan yang ditorehkan film Rogue One dan The Force Awaken sebelumnya, ia mengatakan: "Film berikutnya dalam kisah Star Wars memiliki potensi untuk meraih predikat sebagai film terlaris sepanjang masa."

Gelar film terlaris masih dipegang oleh Avatar, yang menghasilkan keuntungan hampir $2.8 miliar (atau sekitar Rp375 triliun) pada tahun 2009, diikuti oleh Titanic yang mendekati $2.2 miliar (atau sekitar Rp295 triliun) pada tahun 1997. Lalu, The Force Awaken yang meraih pendapatan sekitar $2.07 miliar (atau sekitar Rp26 triliun).




 


Para bintang Star WarsImage copyrightEPA
Image captionFelicity Jones dan Diego Luna dalam premier Rogue One di Jepang.


Film Rogue One diproduksi oleh Lucasfilm dan disutradarai Gareth Edwards dari Inggris, dibintangi Felicity Jones dan Riz Ahmed, bersama Forest Whitaker dan Diego Luna.

Babak pertama dalam kisah Star Wars ini di set sebelum latar film Star Wars tahun 1977 dan menceritakan kisah perjuangan para Aliansi Pemberontak, Rebel Alliance yang mencoba desain senjata milik Empire, Death Star.

Film itu disebutkan sebagai sebuah kisah gelap, yang disambut dengan baik oleh para kritikus, antara lain Peter Bradshaw dari harian The Guardian memberikan empat bintang.



Para bintang Star WarsImage copyrightEPA
Image captionPara bintang Rogue One: A Star Wars Story, Forest Whitaker, Riz Ahmed, Felicity Jones dan Diego Luna.


Lucasfilm dibeli oleh Disney empat tahun yang lalu senilai $4 miliar (atau sekitar Rp53 triliun) dan studio itu berencana mengembangkan lebih banyak lagi film bergaya Rogue One.

Mereka sudah mulai melakukan pembuatan film Star Wars tentang masa awal Han Solo yang diperankan aktor Alden Ehrenreich.

Film berikutnya dalam sekuel trilogi Star Wars, yang dikenal sebagai Episode VIII, dijadwalkan akan dirilis pada bulan Desember 2017. Film ini disutradarai oleh Rian Johnson, yang terkenal dengan garapannya berjudul Looper pada tahun 2012.(BBC/bh/sya)



 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]