Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Luar Angkasa
Robot Luar Angkasa Cina Jelajahi Bulan
Sunday 15 Dec 2013 12:56:59

Robot enam roda milik Cina mulai menjelajahi bulan, seperti gambaran artistik tentang wahana di bulan ini.(Foto: Ist)
CINA, Berita HUKUM - Kendaraan robot milik Cina mulai menjelajahi permukaan bulan, beberapa jam setelah Cina menjadi negara ketiga yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasanya di bulan.

Robot penjelajah beroda enam diturunkan dari wahana tersebut di dataran vulkanik berdiameter 400km yang sering disebut Teluk Pelangi.

Diberi nama Kelinci Giok, robot seberat 120kg ini selama tiga bulan akan mengumpulkan berbagai data tentang tanah dan lapisannya disana.

Robot ini dapat memanjat lereng dengan kemiringan hingga 30 derajat dan bergerak dengan kecepatan 200 meter per jam, demikian menurut perancangnya, Shanghai Aerospace Systems Engineering Research Institute.

Sabtu (14/12) kemarin, wahana luar angkasa Cina - yang membawa robot itu - berhasil mendarat di belahan utara bulan, yang merupakan pendaratan pertama semenjak 1976.

Pendaratan Chang'e-3, nama wahana tersebut, merupakan langkah terbaru sekaligus ambisi Cina dalam misi luar angkasanya.

Misi luar angkasa ini diluncurkan dari Xichang pada awal Desember lalu.

Legenda Cina

Nama robot -yang dipilih dari jajak pendapat daring terhadap 3,4 juta responden- berasal dari legenda Cina tentang kelinci yang hidup sebagai binatang peliharaan Dewi Bulan Chang'e.

Awal Desember lalu, Prof Ouyang Ziyuan mengatakan kepada BBC bahwa misi ini akan melakukan uji coba terhadap teknologi dan juga ingin mengungkap fakta ilmiah.
"Dipandang dari segi talenta, Cina membutuhkan tim intelektual sendiri yang bisa menjelajahi Bulan dan tata surya- ini yang juga menjadi tujuan utama kita."

Sebelumnya, pada Juni 2013, negara ini berhasil Klik mengirimkan tiga astronotnya ke orbit selama 15 hari, antara lain untuk melakukan percobaan ruang angkasa yang penting dalam upaya membangun stasiun ruang angkasa pada tahun 2020.

Teknologi ruang angkasa merupakan salah satu prioritas bagi pemerintahan Presiden Xi Jinping, yang menyerukan Cina menjadi salah satu negara adidaya di ruang angkasa.

Selain Cina, India baru-baru ini juga telah memulai misi pesawat luar angkasa menuju Planet Mars.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Luar Angkasa
 
Iran Luncurkan Roket Bawa Tiga Perangkat Penelitian ke Luar Angkasa
 
Lapan Ajak Matikan Lampu untuk Lihat Galaksi Bima Sakti Besok
 
Pesawat Ruang Angkasa Rusia Terbakar di Atmosfir
 
Masjidil Haram & Masjid Nabawi Bercahaya Putih Terang yang Menakjubkan Ramai di Twitter
 
Ditemukan Bukti Adanya Air di Planet Mars
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]