Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PilGub
Rieke-Teten Janji Akan Kembalikan APBD ke Rakyat


Kampanye akbar pasangan Rieke Diah Pitaloka- Teten Masduki di Bandung.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
BANDUNG, Berita HUKUM - Kampanye akbar Cagub-Cawagub Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Sabtu (16/2) di Lapangan Rancaekek, Kabupaten Bandung diguyur hujan. Para pendukung pasangan nomor urut 5 ini terpaksa harus basah-basahan. Selain itu lapangan pun becek. Kedatangan pasangan ini yang berangkat dari Jakarta bersama gubernur Jakarta, Jokowi lambat tiba di lokasi. Hal itu disebabkan jalan dari stasiun Bandung ke lapangan tempat kampanye macet total.

Acara kampanye selesai sekitar pukul 14:45 WIB. Sejak pagi Jalan Raya Rancaekek yang menghubungkan Garut, Bandung dan Sumedang ini menjadi penuh dengan atribut kampanye Paten (Pitaloka-Teten).

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini rencananya akan tiba siang ini. Para petinggi partai berlambang kepala banteng ini tampak hadir, seperti ketua umum PDIP Megawati Soekarno Puteri, Jokowi. Dalam orasinya, Rieke manyampaikan bahwa jika dirinya terpilih, maka uang APBD akan dikembalikan ke rakyat. "Uang APBD untuk rakyat, maka akan kami gunakan untuk kesejahteraan rakyat," katanya.

Para simpatisan Paten mengenakan kemeja kotak-kotak khas Jokowi. Mareka juga mengenakan baju merah khas warna kebesaran Partai Moncong Putih. Ratusan Polisi juga disiagakan, sebagian mengatur lalulintas yang ramai.

Para simpatisan juga berjoget dan melambaikan lima jari tangannya sebagai simbol bahwa Paten pemilik nomor urut lima (5). Jokowi yang juga ikut dalam kampanye meyakini bahwa pasangan Rieke-Teten akan menang satu putaran. "Saya kok yakin, mbak Rieke akan menang satu putaran," ujar Jokowi di Bandung.(bhc/din)


 
Berita Terkait PilGub
 
Awasi Pemilihan Wakil Gubernur!
 
Komite Rakyat Nasional: Pak Dedi Mulyadi Menggambarkan Sosok Seorang Pancasilais
 
Pilgub Lampung: Kandidat Mulai Bidik Pasangan Masing-Masing
 
Figur Rustringsih Bumerang Untuk Dinasti Karno
 
H -3 Undangan Pemilukada Sumut Belum Sampai ke Masyarakat Sunggal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]