Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Freeport
Ricuh Warnai Demo Usir Freeport dari Indonesia
Thursday 10 Nov 2011 18:12:46

Ilustrasi. Tambang Freeport di Indonesia (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ratusan orang yang tergabung dalam aksi ‘Usir PT Freeport dari ibu pertiwi’ menggelar unjuk rasa di depan Freeport yang berada di Plaza 89, Kuningan, Jakarta, Kamis (10/11). Mereka juga menuntut keadilan bagi buruh perusahaan pertambangan tersebut.

Aliansi massa yang merupakan gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Repdem, Pemuda Kebangsaan itu menuntut massa mendesak Freeport untuk menaikkan upah pekerja hingga 7,5 dollar per jam dan menghentikan aksi kekerasan dan aksi militer di Papua. Massa juga menyatakan bahwa Freeport sebagai penjajah baru yang harus diusir dari negara ini.

Bentrokan antara pendemo dengan petugas keamanan nyaris terjadi. Hal ini terjadi ketika pengunjuk rasa melakukan aksia membakar ban bekas. Sejumlah petugas berusaha untuk memadamkannya, namun dihalang-halangi puluhan pendemo. Tetapi bentrok bisa dihindarkan, setelah koordinator pendemo menenangkan massanya.

Usai kericuhan sesaat itu, massa kembali membakar ban mobil bekas. Tak lama kemudian, polisi keluar sambil memadamkan ban yang dibakar sambil membawa pentungan. Massa terprofokasi dan bentrokan kedua terjadi. Dorong-dorongan pun terjadi. Massa yang kalah jumlah, akhirnya memilih mundur dengan mengancam akan menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar lagi.(tnc/spr)


 
Berita Terkait Freeport
 
Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye
 
Legislator Nilai Perpanjangan Ijin Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Indonesia Akan Jadi Preseden Buruk
 
Ridwan Hisyam Nilai Pembangunan Smelter Freeport Hanya Akal-Akalan Semata
 
Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka
 
Wahh, Sudirman Said Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport terkait Perpanjangan Izin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]